YPR Kobra Ajak Masyarakat Hilangkan Stigma Rehabilitasi
- 28 Jul 2026 09:24 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Rehabilitasi menjadi harapan bagi penyintas penyalahgunaan narkoba untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih baik. Pesan tersebut disampaikan anggota Yayasan Pemulihan Rehabilitasi Korban Narkoba (YPR) Kobra Nusantara saat mengisi acara dialog di RRI Pro 2 Banjarmasin, Senin, 27 Juli 2026.
Menurut mereka, stigma negatif dari masyarakat masih menjadi tantangan besar dalam proses pemulihan penyintas. Dukungan keluarga dan lingkungan sekitar dinilai sangat penting untuk membangun semangat mereka agar mampu bangkit dari ketergantungan.
"Orang-orang yang direhabilitasi itu mereka berkemauan untuk jadi baik," ujar anggota YPR Kobra, Alief. "Jadi kita jangan anggap mereka buruk karena ada faktor-faktor yang harus kita tahu dulu kenapa mereka bisa begitu."
Anggota YPR Kobra, Dhiya, menjelaskan saat ini pihaknya mendampingi sekitar 70 pasien yang menjalani rehabilitasi secara menetap. Seluruh peserta mengikuti aktivitas harian yang telah disusun sebagai bagian dari proses pemulihan secara bertahap.
"Morning routine mereka dari senam, terus ikut kelas-kelas yang sudah diatur dari bidang program," ujarnya. "Dari program-program itu juga mereka akan dilihat sampai tahap mana dalam proses pemulihan."
Selain menjalani kegiatan rutin, setiap pasien juga mengikuti tahapan rehabilitasi sebelum kembali ke masyarakat. Proses tersebut meliputi tahap younger, middle, older, hingga re-entry sebagai fase akhir pemulihan.
Anggota YPR Kobra lainnya, Dinda, mengatakan setiap peserta harus menyelesaikan seluruh program yang telah ditetapkan sebelum dinyatakan lulus. Pada tahap re-entry, mereka juga diminta membuat karya sebagai bagian dari evaluasi sekaligus simbol kesiapan kembali ke lingkungan sosial.
"Jadi mereka itu harus menyelesaikan semua program yang ada dulu," ujarnya. "Nah, di tahap re-entry sebagai syarat biasanya mereka akan membuat prakarya sebagai tanda kelulusan."
Melalui edukasi tersebut, YPR Kobra Nusantara berharap masyarakat dapat memandang rehabilitasi sebagai proses pemulihan, bukan hukuman. Mereka juga mengajak generasi muda menjauhi narkoba serta tidak ragu mencari bantuan rehabilitasi apabila membutuhkan pertolongan untuk pulih.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....