Konsumsi Biji Pepaya Secukupnya, Ini Manfaatnya

  • 05 Jul 2026 11:56 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID,Banjarmasin - Biji pepaya yang selama ini kerap dibuang ternyata menyimpan beragam manfaat bagi kesehatan. Di balik ukurannya yang kecil dan rasanya yang pahit, biji pepaya mengandung berbagai senyawa bioaktif yang berpotensi membantu menjaga kesehatan tubuh apabila dikonsumsi dalam jumlah yang wajar sebagai bagian dari pola makan sehat.

Menurut informasi dari laman Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, biji pepaya mengandung antioksidan dan serat yang bermanfaat untuk membantu melawan radikal bebas, menjaga kesehatan ginjal, serta melancarkan sistem pencernaan. Kandungan tersebut berperan melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan akibat stres oksidatif sekaligus mendukung fungsi organ tubuh agar tetap bekerja secara optimal.

Antioksidan yang terdapat dalam biji pepaya, seperti polifenol dan flavonoid, diketahui mampu menangkal radikal bebas yang terbentuk akibat paparan polusi, asap rokok, sinar ultraviolet, maupun pola hidup yang kurang sehat. Radikal bebas yang menumpuk di dalam tubuh dapat memicu kerusakan sel dan meningkatkan risiko berbagai penyakit kronis. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan yang kaya antioksidan menjadi salah satu langkah untuk membantu menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

Selain itu, kandungan serat pada biji pepaya juga memberikan manfaat bagi sistem pencernaan. Serat membantu memperlancar buang air besar, menjaga keseimbangan bakteri baik di usus, serta mendukung proses penyerapan nutrisi. Pencernaan yang sehat tidak hanya berpengaruh pada kenyamanan beraktivitas, tetapi juga berkontribusi terhadap daya tahan tubuh secara keseluruhan.

Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa biji pepaya memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi. Senyawa aktif di dalamnya berpotensi menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri, jamur, dan mikroorganisme tertentu yang dapat menyebabkan infeksi.

Selain itu, sifat antiinflamasinya diduga dapat membantu mengurangi peradangan di dalam tubuh. Meski demikian, manfaat tersebut masih memerlukan penelitian lebih lanjut pada manusia sehingga belum dapat dijadikan sebagai terapi utama untuk mengobati penyakit.

Di balik berbagai manfaatnya, Kementerian Kesehatan juga mengingatkan bahwa konsumsi biji pepaya tidak boleh berlebihan. Mengonsumsi biji pepaya dalam jumlah terlalu banyak berisiko menimbulkan efek samping, seperti mual, diare, sakit perut, hingga gangguan pada saluran pencernaan. Oleh sebab itu, biji pepaya sebaiknya hanya dijadikan sebagai pelengkap pola makan sehat, bukan sebagai pengganti obat-obatan yang diresepkan oleh tenaga medis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....