Waspada Mata Perih dan Lelah akibat Terlalu Lama Menatap Layar

  • 30 Jun 2026 18:04 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin – Di era digital, hampir seluruh aktivitas masyarakat, mulai dari bekerja, belajar, hingga hiburan, tidak lepas dari penggunaan layar digital. Kondisi ini membuat semakin banyak orang mengeluhkan mata perih, lelah, kering, hingga berair setelah terlalu lama menatap gawai.

Keluhan tersebut dikenal sebagai Computer Vision Syndrome (CVS) atau digital eye strain, yaitu gangguan pada mata yang muncul akibat penggunaan perangkat digital dalam waktu lama. Kondisi ini tidak hanya dialami pekerja kantoran, tetapi juga pelajar, gamer, hingga pengguna ponsel yang aktif.

Dilansir dari upk.kemkes.go.id, salah satu penyebab utama mata cepat lelah adalah berkurangnya frekuensi berkedip saat menatap layar. Ketika seseorang terlalu fokus, frekuensi berkedip dapat menurun sehingga kelembapan alami mata berkurang dan memicu rasa perih atau kering.

Paparan cahaya biru atau blue light dari layar juga dapat menyebabkan ketegangan pada mata. Selain membuat mata cepat lelah, paparan cahaya ini dapat mengurangi kenyamanan visual, terutama jika digunakan dalam waktu yang lama tanpa jeda.

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah pencahayaan ruangan. Kondisi ruangan yang terlalu terang, terlalu gelap, atau adanya pantulan cahaya pada layar dapat memaksa mata bekerja lebih keras untuk melihat dengan jelas.

Selain itu, posisi dan jarak layar yang tidak ideal juga dapat memengaruhi kesehatan mata. Layar yang terlalu dekat atau terlalu tinggi membuat mata dan otot di sekitarnya bekerja lebih ekstra sehingga meningkatkan risiko kelelahan.

Kebiasaan menggunakan gawai tanpa istirahat menjadi penyebab yang paling sering ditemukan. Menatap layar selama berjam-jam tanpa jeda dapat membuat mata kehilangan waktu untuk beristirahat dan memulihkan kelelahannya.

Saat mata mulai mengalami kelelahan, tubuh biasanya memberikan beberapa tanda. Gejalanya antara lain mata terasa perih atau panas, mata kering atau justru berair, penglihatan kabur sementara, sakit kepala, sensitif terhadap cahaya, hingga mata cepat lelah saat membaca.

Dengan mengenali penyebab dan gejala tersebut, masyarakat diharapkan dapat lebih bijak dalam menggunakan perangkat digital. Membatasi waktu penggunaan gawai serta memberikan waktu istirahat yang cukup bagi mata menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan penglihatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....