BNNK Balangan Ingatkan Bahaya Narkoba lewat Pendekatan Humanis
- 22 Mei 2026 17:55 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - BNNK Balangan menyampaikan keprihatinan atas masih tingginya angka penyalahgunaan narkoba yang terus menjadi ancaman serius. Data BNN menunjukkan prevalensi penyalahgunaan mencapai 2,11 persen, menandakan masalah ini masih dekat dengan masyarakat.
Kepala BNNK Balangan, M. Faisal Sidiq, menegaskan pencegahan harus dilakukan bersama melalui pendekatan yang lebih humanis pada Kamis, 21 Mei 2026 melalui Dialog Pro 2 Banjarmasin. Menurut Faisal, banyak kasus penyalahgunaan berawal dari rasa ingin mencoba dan pengaruh lingkungan sekitar yang kuat.
“Kami melakukan sosialisasi kepada pelajar dan pekerja,” ujarnya. “Selain itu, sosialisasi juga diberikan kepada keluarga dan masyarakat melalui berbagai media.”
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui program Desa Bersinar, Sekolah Bersinar, dan Perusahaan Bersinar sebagai langkah pencegahan nyata. Bersinar atau Bersih Narkoba diharapkan mampu membangun lingkungan yang lebih sadar akan bahaya zat adiktif.
“Bahkan pasangan yang menggunakan narkoba bisa memengaruhi orang terdekat,” katanya. “Untuk itu, jangan sampai ikut terjerumus.”
Penyalahgunaan juga ditemukan pada pekerja yang menganggap narkoba dapat meningkatkan tenaga dan produktivitas secara instan. Padahal, efek tersebut hanya sesaat dan justru merusak kesehatan serta kemampuan bekerja dalam jangka panjang.
Penyuluh Narkoba BNNK Balangan, Yulia Dina, menekankan kreativitas tidak membutuhkan bantuan zat adiktif sama sekali. Pilihan hidup sehat, istirahat cukup, dan asupan yang tepat dinilai jauh lebih aman untuk produktif.
BNNK Balangan mengajak masyarakat membangun masa depan tanpa ketergantungan pada narkoba berbahaya. Karena produktif tanpa narkoba adalah cara terbaik menjaga mimpi dan kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....