Hari Bidan Internasional 5 Mei, Sejarah dan Peran Penting Bidan
- 05 Mei 2026 18:41 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Hari Bidan Internasional (International Day of the Midwife) diperingati setiap 5 Mei di berbagai negara, termasuk Indonesia. Peringatan ini menjadi momentum untuk mengapresiasi peran bidan dalam menjaga kesehatan ibu dan bayi.
Dilansir dari International Confederation of Midwives, Hari Bidan Internasional pertama kali diperingati pada 1992 sebagai bentuk pengakuan terhadap kontribusi bidan di seluruh dunia. Sejak saat itu, tanggal 5 Mei menjadi agenda tahunan untuk menyoroti isu kesehatan maternal dan neonatal.
Gagasan peringatan ini awalnya diusulkan oleh delegasi Australia dalam Kongres Bidan Internasional pada 1987. Setelah melalui proses pembahasan, tanggal 5 Mei kemudian ditetapkan secara resmi sebagai Hari Bidan Internasional.
Penetapan tersebut dilakukan oleh International Confederation of Midwives pada 1992. Tujuan utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap peran bidan dalam pelayanan kesehatan, khususnya kebidanan dan kesehatan reproduksi.
Setiap tahun, ICM juga menetapkan tema khusus untuk menyoroti isu terkini dalam profesi kebidanan. Tema tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas layanan serta memperkuat perlindungan terhadap hak kesehatan perempuan.
Selain itu, peringatan ini bertujuan memperkuat solidaritas antar tenaga bidan di seluruh dunia. Momentum ini juga dimanfaatkan untuk mendorong dukungan terhadap kebijakan yang meningkatkan kualitas layanan kebidanan.
Hari Bidan Internasional 2026 kembali mengingatkan pentingnya peran bidan dalam sistem kesehatan. Diharapkan, kesadaran masyarakat terhadap profesi ini semakin meningkat seiring dengan upaya memperkuat layanan kesehatan ibu dan bayi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....