Terapi Komplementer Efektif Turunkan Biaya Kesehatan
- 30 Mar 2026 13:41 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Terapi komplementer menjadi solusi cerdas menekan biaya kesehatan yang semakin tinggi. Praktisi kesehatan holistik, Mohamed Irwan, dalam siaran Ngobras RRI Pro1 Banjarmasin, Minggu, 29 Maret 2026, menyebut pendekatan ini menekankan penguatan imunitas alami tubuh melalui metode non-tradisional yang terukur.
Strategi preventif ini efektif mencegah penyakit kronis sebelum memerlukan intervensi medis yang mahal. Irwan menjelaskan, kesehatan holistik tidak hanya menangani gejala fisik, tetapi juga menyentuh aspek mental dan spiritual sebagai kesatuan utuh.
Gangguan fisik sering berakar dari ketidakseimbangan emosional atau stres berkepanjangan yang luput dari pemeriksaan medis konvensional. Dengan teknik seperti akupunktur dan hipnoterapi, masyarakat bisa pulih lebih cepat tanpa ketergantungan pada obat kimia dosis tinggi.
Lebih lanjut, Irwan memaparkan bahwa Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui berbagai kategori terapi komplementer sebagai bagian dari sistem kesehatan global. Hal ini menjamin metode seperti mind-body medicine memiliki landasan ilmiah dan keamanan yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pengakuan internasional tersebut menepis keraguan masyarakat terhadap efektivitas penyembuhan non-medis yang sering dianggap sebelah mata. Akupunktur, misalnya, menyelaraskan aliran energi pada titik meridian untuk merangsang sistem saraf dan terbukti membantu pasien migrain hingga radang sendi tanpa terus-menerus mengonsumsi obat pereda nyeri.
Sementera itu, Analis Kebijakan Bakasbangpol Kota Banjarmasin, Yani Prasetya Hati, menyoroti pentingnya literasi kesehatan di tingkat akar rumput. Pemahaman mengenai terapi yang terjangkau dan kredibel diyakini memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Menurutnya kolaborasi antara praktisi dan kebijakan publik sangat dibutuhkan untuk memastikan akses kesehatan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat. Kunci utama kesehatan tetap berada pada konsistensi perubahan gaya hidup individu.
Terapi komplementer hadir sebagai pendamping yang mempercepat proses penyembuhan alami ketika disertai nutrisi dan pola pikir sehat. Pendekatan ini mendorong masyarakat untuk segera melakukan upaya pencegahan, karena jauh lebih ekonomis dibandingkan mengobati penyakit yang sudah parah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....