Jahe Hangat Jadi Pilihan Saat Musim Hujan
- 27 Nov 2025 17:30 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Tanah Laut: Memasuki musim hujan, minuman tradisional berbahan jahe kembali menjadi favorit masyarakat. Sensasi hangat dan aromanya yang khas dinilai mampu mengusir rasa dingin sekaligus memberikan kenyamanan setelah beraktivitas di luar rumah.
Jahe diketahui mengandung senyawa aktif seperti gingerol yang memberikan efek hangat dan dipercaya dapat membantu menjaga daya tahan tubuh. Mengutip informasi dari Kementerian Kesehatan, rimpang jahe memiliki berbagai kandungan kimia, antara lain zingiberin, 6-shogaol, borneol, sineol, zingiberol, kamfena, dan linalool.
Beragam kandungan tersebut membuat jahe sering dimanfaatkan untuk meredakan pegal linu hingga masuk angin. Cara penyajiannya pun mudah, yakni dengan menyeduh irisan jahe menggunakan satu cangkir air mendidih, mendiamkannya beberapa saat, kemudian menyaring dan meminumnya sebelum makan.
Diberbagai daerah termasuk Kabupaten Tanah Laut tidak sedikit masyarakat yang membudidayakan jahe. Baik di lahan luas untuk dijual dalam jumlah banyak maupun yang hanya dimanfaatkan untuk keperluan rumahan. Apalagi pengolah dan penjual minuman tradisional jahe juga banyak.
"Saya biasa menyebutnya 'wedang jahe'. Diseduh sendiri dengan tambahan gula merah atau madu agar rasanya lebih nikmat. Kadang bersama rempah lain seperti sereh dan kayu manis,"ujar Endang kepada RRI, Kamis (27/11/2025).
Sebagai salah seorang penggemar minuman tradisional ia mengungkapkan minuman jahe dianggap mudah dibuat, terjangkau, dan cocok dinikmati kapan saja. Apalagi saat cuaca yang cenderung lembab dan dingin. Secangkir minuman jahe tetap menjadi penghangat tubuh yang sederhana dan berkhasiat untuk kesehatan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....