Panduan Sederhana Berlari Sehat untuk Pelari Pemula
- 03 Okt 2025 07:59 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Lari merupakan olahraga yang mudah dilakukan dan tidak memerlukan biaya besar. Selain bermanfaat untuk kesehatan jantung, aktivitas ini juga efektif membantu menurunkan berat badan.
Namun, pelari pemula kerap terlalu bersemangat sehingga berlari melebihi kemampuan tubuh. Kondisi tersebut justru bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Dilansir dari ayosehat.kemkes.go.id, berikut beberapa tips aman memulai lari bagi pemula.
1. Tidur Lebih Awal
Tidur cukup selama 7–8 jam akan membuat tubuh lebih segar dan bertenaga. Disarankan tidur lebih awal dan mulai berlari pukul 05.00–06.00 pagi saat udara masih sejuk dan nyaman.
2. Sarapan Ringan
Tubuh membutuhkan energi dari karbohidrat ringan untuk berlari. Pilihlah makanan seperti telur rebus, energy bar, biskuit, atau kurma, dan lengkapi dengan kopi, teh, atau susu hangat. Jangan lupa cukup minum air putih untuk mencegah dehidrasi.
3. Lakukan Pemanasan
Pemanasan penting untuk melemaskan sendi, otot, dan tendon. Lakukan gerakan berulang yang melibatkan seluruh anggota tubuh agar siap menghadapi aktivitas lari.
4. Jangan Memaksa Tubuh
Naikkan jarak dan durasi lari secara bertahap sesuai kemampuan. Gunakan metode walk and run, yakni pola jalan kaki – lari – jalan kaki – lari, untuk menyesuaikan intensitas di awal latihan.
5. Atur Durasi dan Jarak Lari
Pelari pemula sebaiknya berlari selama 20–30 menit. Setelah beberapa minggu, durasi bisa ditambah 5–10 menit. Lakukan secara rutin 2–4 kali per minggu, dengan target awal sekitar 3 km sebelum meningkatkan jarak lebih jauh.
Pendinginan sama pentingnya dengan pemanasan untuk melindungi tubuh dari efek samping olahraga. Setelah berlari, jangan langsung duduk, melainkan berjalan santai 5–10 menit dan lanjutkan dengan peregangan agar otot serta jantung kembali normal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....