Mengenal Kanker Serviks dan Penyebabnya

  • 23 Nov 2024 21:31 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin : Saat ini Kanker serviks menempati urutan kedua sebagai jenis kanker yang paling banyak dialami oleh perempuan di Indonesia. Tercatat ada 40.000 kasus baru kanker serviks setiap tahunnya menyerang perempuan ditanah air.

Kanker serviks atau dikenal dengan sebutan kanker leher rahim adalah kondisi ketika sel-sel di area leher rahim (serviks) berkembang secara tidak terkendali. Perkembangan tidak terkendali dari sel-sel ini yang pada akhirnya berubah menjadi tumor di leher rahim. Hal ini disampaikan dr.Ella Simanjuntak saat mengisi acara Indonesia Bisa di RRI Pro1 Banjarmasin. Selasa (12/11/2024).

"Umumnya yang menjadi penyebab kanker Serviks adalah adanya infeksi dari Human Papilloma Virus (HPV) yang ditularkan melalui hubungan seksual," ujarnya.

Lebih lanjut Dr. Ella, panggilan akrabnya menjelaskan adanya riwayat keturunan yaitu seseorang menjadi dua kali lebih rentan jika dalam keluarga ada yang pernah menderita kanker serviks, kemudian bisa karena aktivitas seksual pada usia muda (kurang dari 20 tahun ) dan melahirkan anak pertama di bawah usia 20 tahun.

"Berhubungan seksual dengan banyak pasangan, kebiasaan merokok, sudah beberapa kali hamil dan melahirkan dan penyakit menular seksual, terutama infeksi klamidia gangguan imunitas," ujar dr.Ella.

Dr Ella menyampaikan, diagnosa dan deteksi dini kanker serviks dengan IVA Test yaitu metode pengusapan asam asetat atau asam cuka dengan kadar 3-5 % pada leher rahim kemudian dengan Pap Smear yaitu metode ini dilakukan untuk mendeteksi sel abnormal yang terdapat di dalam rahim dan leher rahim. Sedangkan untuk pengobatan Kanker Serviks bisa dengan pembedahan (operasi), radioterapi, kemoterapi dan histerektomi (pengangkatan rahim).

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....