Harvest Moon Hiasi Langit Akhir September 2026

  • 22 Sep 2026 10:11 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Fenomena bulan purnama yang dikenal sebagai Harvest Moon atau Bulan Panen akan menghiasi langit pada akhir September 2026. Fenomena ini terjadi ketika bulan purnama berada paling dekat dengan waktu ekuinoks September dan tahun ini mencapai fase purnama pada Sabtu, 26 September 2026.

NASA Science dan Timeanddate.com memasukkan Harvest Moon sebagai salah satu fenomena langit yang menarik untuk diamati pada September tahun ini. Berdasarkan data astronomi, puncak purnama terjadi pada 26 September pukul 16.49 UTC atau sekitar 00.49 WITA pada Minggu, 27 September 2026.

Istilah Harvest Moon sendiri memiliki sejarah yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat agraris. Nama tersebut digunakan untuk menyebut bulan purnama yang paling dekat dengan ekuinoks musim gugur di belahan Bumi utara.

Pada masa sebelum penerangan listrik berkembang, cahaya Bulan yang muncul relatif lebih awal setelah matahari terbenam membantu petani menyelesaikan pekerjaan panen di ladang.

NASA menyebut Harvest Moon 2026 akan terbit di arah timur tidak lama setelah Matahari terbenam pada 26 September. Fenomena tersebut juga akan menarik karena Bulan tampak berdekatan dengan Saturnus di langit malam.

NASA mencatat ekuinoks berlangsung pada 22 September, yang menandai awal musim gugur di belahan Bumi utara dan awal musim semi di belahan Bumi selatan. Posisi inilah yang menjadi dasar penamaan bulan purnama terdekat sebagai Harvest Moon.

Bagi masyarakat Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan, fenomena ini tetap dapat menjadi kesempatan untuk mengamati Bulan purnama. Berdasarkan data fase Bulan untuk sejumlah wilayah Indonesia, purnama terjadi pada 26 September sekitar pukul 23.49 waktu setempat.

Harvest Moon pada akhirnya bukan hanya fenomena astronomi, tetapi juga menyimpan cerita tentang hubungan manusia dengan alam. Dahulu cahaya Bulan membantu masyarakat menyelesaikan pekerjaan pertanian hingga malam, sementara kini fenomena tersebut menjadi bagian dari kalender langit yang dapat dinikmati masyarakat sebagai salah satu keindahan alam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....