Ala dari MAN 2 Banjarmasin Siap Tantang Panggung Nasional
- 31 Agt 2026 14:18 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Martapura – Prestasi membanggakan diraih peserta didik MAN 2 Kota Banjarmasin dalam Olimpiade Bahasa Arab (OBA) ke-9 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Ala berhasil meraih Juara 3 Kategori 3 MA Negeri/Swasta Non-Boarding School dan memastikan tiket menuju Grand Final tingkat nasional di Jakarta.
Kompetisi tingkat provinsi tersebut berlangsung di SMAN 1 Martapura, Sabtu, 29 Agustus 2026. Ala mencatatkan nilai 89,33, sekaligus menempatkannya sebagai salah satu dari lima peserta dengan nilai tertinggi yang berhak melanjutkan ke babak nasional.
Pada kategori tersebut, Juara 1 diraih Saskia Nuraisyah dari MAN 4 Banjar dengan nilai 92,00. Posisi kedua ditempati Reza Aditya Syahputra, juga dari MAN 4 Banjar, dengan nilai 90,67. Sementara Ala berada di posisi ketiga dengan nilai 89,33.
Dua peserta lainnya yang masuk lima besar adalah Muhammad Irsyad Ridhani dari MA Ubudiyah Tanah Laut sebagai Harapan 1 dengan nilai 88,00 dan Abir dari MAN 1 HST sebagai Harapan 2 dengan nilai 85,33.
Bagi Ala, hasil tersebut menjadi capaian yang tidak sepenuhnya ia duga. Ia mengaku lebih memilih fokus mengerjakan soal dengan maksimal tanpa terlalu memikirkan hasil akhir.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mendapatkan Juara 3. Sebelumnya saya hanya berusaha mengerjakan soal sebaik mungkin dan tidak terlalu memikirkan hasilnya. Ketika diumumkan masuk lima besar dan bisa lanjut ke tingkat nasional, tentu saya senang sekali,” ujar Ala.
Menurutnya, pengalaman mengikuti kompetisi tingkat provinsi memberikan pelajaran penting, terutama dalam menjaga konsentrasi dan ketenangan ketika berhadapan dengan peserta terbaik dari berbagai daerah.
“Yang paling saya rasakan adalah harus bisa tetap tenang. Soalnya memang harus dikerjakan dengan cepat dan teliti. Saya juga banyak belajar dari peserta lain,” tuturnya.
Menghadapi babak nasional, Ala bertekad melakukan persiapan lebih matang. Ia ingin mengevaluasi kekurangan yang masih dimiliki dan meningkatkan kemampuan sebelum bertanding di Jakarta.
“Saya ingin mempersiapkan diri lebih serius lagi dan memperbaiki kekurangan saya,” katanya.
Guru pembimbing Ala, Rahmad, S.Pd.I., menyambut capaian tersebut dengan rasa syukur. Menurutnya, prestasi yang diraih Ala merupakan hasil dari proses belajar, latihan, dan kemauan peserta didik untuk terus berkembang.
“Alhamdulillah, kami bersyukur Ala bisa meraih Juara 3 dan sekaligus lolos ke tingkat nasional. Hasil ini tentu sangat membanggakan, tetapi masih ada pekerjaan berikutnya,” ujar Rahmad.
Ia mengatakan capaian di tingkat provinsi tidak boleh membuat Ala cepat berpuas diri. Sebaliknya, hasil tersebut harus menjadi modal untuk meningkatkan kemampuan sebelum menghadapi persaingan yang lebih luas di tingkat nasional.
Persaingan pada kategori yang diikuti Ala juga terbilang ketat. Selisih nilai peserta dengan peringkat teratas relatif tipis sehingga ketelitian dan kemampuan menjaga fokus menjadi faktor penting.
Grand Final OBA-9 tingkat nasional dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada November 2026. Ala menjadi salah satu peserta yang akan membawa nama Kalimantan Selatan dalam kompetisi tersebut.
Bagi MAN 2 Kota Banjarmasin, keberhasilan Ala sekaligus menjadi bagian dari proses pembinaan prestasi peserta didik di bidang bahasa Arab. Capaian ini menunjukkan bahwa pembelajaran di kelas yang dipadukan dengan latihan dan pengalaman berkompetisi dapat membuka kesempatan bagi peserta didik untuk berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.
Dari Banjarmasin menuju Jakarta, Ala membawa satu modal penting selain kemampuan akademik: pengalaman bahwa prestasi lahir dari keberanian mencoba, ketenangan menghadapi tantangan, dan kemauan untuk terus belajar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....