Komune Gelar Antasan Banjar Festival 2026

  • 31 Agt 2026 10:11 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID. Banjarmasin - Komune akan mengadakan kegiatan "Antasan Banjar Festival 2026" yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 - 6 September 2026 bertempat gedung Balairung Sari, UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan. RRI Banjarmasin sebagai media publik bekerja sama dalam kegiatan Antasan Banjar 2026.

Adapun bentuk yang dikerjasamakan dalam bentuk publikasi berupa acara siaran dialog di Programa 2 FM 95,2 MHz RRI Banjarmasin. Yakni pada hari Senin, 31 Agustus 2026 mulai pukul 09.00 hingga 10.00 Wita.

Topik bahasan dialog Antasan Banjar Festival 2026 dengan tema "Re - Connecting Tradisi, Krativitas, dan Masa Depan Musik Tradisi". Acara dipandu oleh penyiar Edho Pro2 RRI Banjarmasin.

Dialog tersebut menghadirkan narasumber yakni, Novyandi Saputra sebagai Kurator dan kepala Program Antasan Banjar Festival 2026 dan Muhammad Aswin Nugroho sebagai Direktur Festival. Adapun tujuan megiatan yakni embuka ruang diskusi dan pertukaran pengetahuan mengenai perkembangan musik tradisi di Kalimantan Selatan.

Mendorong generasi muda untuk mengenal, mengapresiasi, dan mengembangkan musik tradisi sebagai bagian dari identitas budaya. Menghubungkan pengetahuan musikal dari maestro dengan kreativitas dan gagasan generasi muda.

Mendorong lahirnya ide, karya, dan kolaborasi baru yang tetap berakar pada pengetahuan lokal. "Memperkuat jejaring antara seniman, komunitas, generasi muda, pemerintah, dan pelaku industri dalam pengembangan ekosistem musik tradisi," kata Novyandi Saputra sebagai kurator dan kepala Program Antasan Banjar Festival 2026.

Selain itu juga Novyandi Saputra menambahkan dengan harapan Antasan Banjar Festival diharapkan tidak hanya menjadi ruang pertemuan dan pertunjukan musik tradisi, tetapi dapat terus tumbuh sebagai ekosistem yang mempertemukan pengetahuan, kreativitas, dan berbagai generasi. Melalui semangat Re-Connecting*, diharapkan hubungan antara maestro, seniman, komunitas, generasi muda, pemerintah, dan pelaku industri dapat terus terbangun dan berkembang secara berkelanjutan.

Lebih dari sekadar menjaga tradisi, kami berharap musik tradisi Kalimantan Selatan mampu terus menemukan bentuk dan ruang barunya tanpa kehilangan akar budayanya. Pengetahuan yang diwariskan para maestro dapat menjadi pijakan bagi lahirnya karya-karya baru, kolaborasi lintas genre dan budaya, serta munculnya talenta-talenta baru yang mampu membawa musik tradisi ke ruang yang lebih luas.

Pada akhirnya, Antasan Banjar Festival diharapkan dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang dalam memperkuat identitas musik tradisi Kalimantan Selatan, membuka lebih banyak peluang bagi seniman dan komunitas. Serta membawa karya-karya berbasis tradisi untuk hadir dan dikenal tidak hanya di tingkat lokal dan nasional, tetapi juga di panggung internasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....