Hoaks! Gravitasi Bumi Tidak Akan Hilang 7 Detik

  • 12 Agt 2026 09:36 WIB
  •  Banjarmasin

RR.CO.ID, Banjarmasin - Kabar yang menyebut Bumi akan kehilangan gravitasi selama tujuh detik pada 12 Agustus 2026 kembali beredar di media sosial. Informasi tersebut dipastikan tidak benar atau hoaks, dan tidak ada dasar ilmiah yang menunjukkan gravitasi Bumi akan tiba-tiba menghilang pada tanggal tersebut.

Klaim tersebut menyebut manusia akan melayang selama beberapa detik karena gravitasi Bumi berhenti bekerja. Bahkan, unggahan yang beredar mengaitkannya dengan dokumen rahasia bernama “Project Anchor” dan menyebut NASA telah mengetahui kejadian tersebut. Namun, berdasarkan keterangan NASA kepada situs pemeriksa fakta Snopes, klaim tersebut tidak memiliki dasar ilmiah.

NASA menjelaskan bahwa gravitasi Bumi ditentukan oleh massa Bumi. Massa tersebut mencakup inti, mantel, kerak, samudra, air di permukaan, hingga atmosfer, sehingga gravitasi tidak dapat begitu saja dimatikan selama beberapa detik. Selama massa Bumi tetap ada, gaya gravitasi Bumi juga tetap bekerja.

Kabar tersebut kemungkinan menjadi viral karena bertepatan dengan fenomena astronomi yang memang benar terjadi pada 12 Agustus 2026, yaitu gerhana Matahari total. NASA mencatat gerhana tersebut akan melintasi Greenland, Islandia, Samudra Atlantik, Spanyol, sebagian kecil Portugal dan wilayah utara Rusia, sementara sejumlah wilayah lain akan mengalami gerhana Matahari sebagian.

Namun, gerhana Matahari tidak membuat gravitasi Bumi menghilang. Gerhana terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi sehingga sebagian atau seluruh cahaya Matahari tertutup dari pandangan di wilayah tertentu, sementara gaya gravitasi Bumi tetap bekerja seperti biasa. NASA juga menjelaskan bahwa gerhana total hanya berlangsung dalam waktu singkat, dan pada sebagian besar wilayah jalur totalitas durasinya kurang dari dua menit.

Karena itu, masyarakat diimbau tidak mudah percaya dan menyebarkan informasi mengenai fenomena alam sebelum memeriksa sumbernya. 12 Agustus 2026 memang menjadi tanggal penting bagi pengamatan astronomi karena adanya gerhana Matahari total, tetapi tidak ada peristiwa gravitasi Bumi yang akan hilang selama tujuh detik, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir atau panik akibat klaim tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....