Peneliti Kembangkan Alat untuk Lacak AI Pembuat Video Palsu
- 29 Jul 2026 10:15 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Kemampuan kecerdasan buatan (AI) dalam membuat video palsu atau deepfake kini semakin canggih dan sulit dibedakan dari video asli. Untuk mengatasi hal tersebut, para peneliti mengembangkan alat baru yang mampu mengidentifikasi AI yang digunakan untuk membuat video palsu.
Dikutip dari laman Digital Trends, alat tersebut diberi nama SAGA (Synthetic Artifact Generator Attribution). Teknologi ini tidak hanya mendeteksi apakah sebuah video dibuat dengan AI, tetapi juga mampu melacak model AI yang digunakan untuk menghasilkan video tersebut.
SAGA dikembangkan oleh tim peneliti dari University of California, Riverside (UC Riverside). Sistem ini bekerja dengan mengenali pola atau jejak digital kecil (artifacts) yang secara tidak sengaja ditinggalkan oleh setiap model AI saat menghasilkan video.
Menurut para peneliti, setiap model AI memiliki "sidik jari" yang berbeda. Dengan menganalisis jejak tersebut, SAGA dapat mengidentifikasi apakah video dibuat menggunakan model tertentu, meski hasil videonya terlihat sangat realistis.
Teknologi ini diharapkan dapat membantu jurnalis, penegak hukum, hingga perusahaan media dalam memverifikasi keaslian video yang beredar di internet. Kehadirannya juga dinilai penting untuk memerangi penyebaran hoaks, penipuan digital, dan penyalahgunaan teknologi deepfake.
Meski demikian, para peneliti mengakui bahwa persaingan antara teknologi pembuat deepfake dan teknologi pendeteksinya akan terus berkembang. Seiring model AI yang semakin canggih, sistem pendeteksi juga harus terus diperbarui agar tetap mampu mengenali video palsu.
Para ahli juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada video yang beredar di media sosial, terutama jika memuat informasi yang sensitif atau belum terverifikasi. Memastikan sumber informasi tetap menjadi langkah penting untuk menghindari penyebaran misinformasi.
Dengan hadirnya SAGA, diharapkan proses identifikasi video buatan AI menjadi lebih cepat dan akurat. Inovasi ini menjadi salah satu upaya penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap konten digital di era kecerdasan buatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....