Iqra’, Kunci Bangkitnya Pendidikan

  • 04 Mei 2026 04:55 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Membaca (iqra’) menjadi fondasi utama pendidikan dalam Islam yang menekankan pemahaman dan proses belajar berkelanjutan
  • Wahyu pertama menunjukkan bahwa literasi adalah dasar penting dalam membangun peradaban manusia
  • Kemampuan membaca kritis sangat dibutuhkan di era modern agar informasi digunakan secara bijak

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Membaca menjadi fondasi utama dalam membangun pendidikan yang bermakna dan berkelanjutan. Hal ini disampaikan Akademisi UIN Antasari, Najib Irsyadi, M.Hum dalam dialog Kuliah Subuh di RRI Pro1 Banjarmasin, Senin 4 Mei 2026.

Najib menegaskan bahwa pendidikan dalam Islam tidak dimulai dari sistem formal seperti sekolah atau kurikulum. Pendidikan menurutnya justru berawal dari kesadaran individu untuk membaca dan memahami ilmu.

“Iqra’ bukan hanya membaca teks, tetapi memahami, merenungkan, dan menyampaikan ilmu,” ujar Najib Irsyadi. “Ini menunjukkan bahwa proses belajar dalam Islam bersifat aktif dan berkelanjutan.”

Ia menjelaskan, wahyu pertama yang turun kepada Nabi Muhammad SAW menjadi bukti bahwa Islam sangat menekankan pentingnya literasi. Hal ini juga menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan adalah dasar peradaban manusia.

“Pengulangan kata iqra’ menegaskan bahwa belajar tidak boleh berhenti,” kata Najib Irsyadi. “Membaca harus menjadi budaya hidup, bukan sekadar aktivitas sesaat.”

Lebih lanjut, Najib Irsyadi mengaitkan pesan tersebut dengan kondisi modern yang dipenuhi arus informasi. Menurutnya, kemampuan membaca secara kritis menjadi sangat penting agar tidak terjebak informasi yang menyesatkan.

“Membaca di era sekarang harus disertai kemampuan memilah dan menilai kebenaran,” ucapnya. “Ilmu harus digunakan untuk kebaikan, bukan sekadar konsumsi informasi.”

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....