Generasi Muda Diminta Bijak Manfaatkan Teknologi
- 09 Des 2025 09:16 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Perkembangan teknologi yang semakin pesat mendorong generasi muda untuk beradaptasi dan terus berinovasi. Hal ini menjadi pembahasan dalam program Pandiran Baisukan RRI Pro4 Banjarmasin, Senin (8/12/2025), yang menghadirkan tiga narasumber dari Universitas Sari Mulia.
Dosen Universitas Sari Mulia, Ralin S.Kom., M.I.Kom., menjelaskan bahwa transformasi digital telah mempercepat berbagai proses dalam dunia pendidikan. Ia menekankan bahwa transformasi digital merupakan peluang, bukan ancaman.
“Semua serba cepat dan praktis, tapi jangan sampai kita diperbudak teknologi tanpa memakai intuisi dan pengalaman,” ujarnya.
Ralin menambahkan, teknologi memungkinkan dosen maupun mahasiswa memaksimalkan pembelajaran, termasuk membuat video materi hingga presentasi otomatis. Namun, ia menekankan agar teknologi digunakan sebagai alat pendukung, bukan pengganti proses belajar.
Mahasiswa semester pertama Universitas Sari Mulia, Nina Azka Aniqah, menilai teknologi seperti Artificial Intelligence dapat membantu pengerjaan tugas, tetapi tetap memerlukan kecermatan pengguna. Ia menekankan bahwa AI sangat membantu, namun tetap harus diolah dengan bahasa sendiri.
“Jangan sampai semua langsung disalin begitu saja,” ucapnya.
Sementara itu, mahasiswa lainnya, Soraya Aisyah Yusda, melihat kreativitas digital dapat berkembang melalui berbagai platform dan referensi. Menurutnya, hal itu tergantung pada cara memposisikan diri; jika semua diserahkan pada AI, kreativitas akan berkurang.
“Kita tetap harus mengembangkan ide sendiri,” ujarnya.
Para narasumber mengajak generasi muda untuk terus mengembangkan kreativitas dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman. Mereka menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi secara bijak agar produktivitas meningkat tanpa mengabaikan kemampuan berpikir kritis dan kemandirian.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....