Pesona Gerhana Bulan Merah adalah Tanda Kebesaran-Nya
- 09 Sep 2025 12:36 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Gerhana bulan sebagai salah satu tanda kebesaran Allah SWT yang patut direnungi. Fenomena bulan merah bukanlah pertanda malapetaka, melainkan seruan agar manusia semakin mendekat kepada Allah.
"Rasulullah SAW mengajarkan kita untuk memperbanyak doa, takbir, shalat, dan sedekah saat gerhana terjadi,” ujar Ustaz Farin, S.H.I., GR dari Ikatan Dai Indonesia (IKADI) dalam Siaran Hikmah Subuh Pro1 RRI Banjarmasin, Minggu (7/92025).
Tausiah ustaz Farin mengangkat topik seputar fenomena gerhana bulan total atau blood moon. Dikatakan, sejarah Islam juga mencatat momen gerhana yang disaksikan langsung Rasulullah SAW.
“Gerhana adalah tanda kebesaran Allah semata, bukan peristiwa gaib yang membawa pertanda buruk,” ujart Ustaz Farin.
Fenomena gerhana bulan total, juga menjadi sarana untuk menumbuhkan iman dan rasa syukur. “Kita hanyalah makhluk kecil di tengah semesta luas yang Allah ciptakan dengan sangat teratur. Gerhana mengingatkan kita agar tidak sombong dengan ilmu atau jabatan, sebab di hadapan Allah kita tidak ada apa-apanya,” ucapnya.
Selain makna spiritual, Ustaz Farin juga memberikan tips agar masyarakat bisa menyaksikan fenomena ini dengan penuh makna. Pilihlah lokasi terbuka jauh dari cahaya kota, ajak keluarga atau murid-murid untuk menyaksikannya bersama.
"Dan jangan lupa sertai dengan ibadah shalat gerhana. Dengan begitu, selain mendapat ilmu, kita juga mendapat pahala,” ujarnya.
Di akhir siaran, ustaz Farin kembali menegaskan pesan penting dari gerhana bulan total. Dikatakan bulan merah di langit adalah pesan bahwa hidup ini sementara dan Allah berkuasa atas segala sesuatu.
"Mari kita jadikan setiap fenomena alam sebagai pengingat untuk semakin tunduk, bersyukur, dan dekat dengan Sang Pencipta,” kata Ustaz Farin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....