Teknik Penggunaan APAR Dalam Situasi Darurat
- 25 Agt 2025 18:36 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Alat Pemadam Api Ringan (APAR) adalah salah satu perangkat penting dalam menjaga keamanan dan keselamatan di lingkungan kerja atau rumah. Ketidak pahaman terhadap cara menggunakan APAR dapat membawa dampak serius dan berpotensi berbahaya.
Dalam kasus kebakaran, ketidak mampuan menggunakan APAR dengan benar dapat menyebabkan keterlambatan dalam tindakan pemadaman api, memungkinkan api untuk berkembang dengan cepat dan merugikan properti. Serta mengancam keselamatan manusia.
Pemahaman yang kurang tentang penggunaan APAR juga dapat menyebabkan ketidak efektifan dalam menghadapi jenis kebakaran tertentu, mengingat APAR memiliki spesifikasi dan media pemadam api yang berbeda untuk berbagai jenis api. Selain itu, ketidak pahaman terhadap cara menggunakannya juga dapat menyebabkan situasi panik dan kebingungan saat kebakaran terjadi.
Hal ini dapat menciptakan risiko yang lebih tinggi bagi mereka yang berada di sekitar kejadian kebakaran. Oleh karena itu, mengerti dan memahami tentang cara menggunakan APAR dan pemadam kebakaran lainnya adalah kunci untuk mengurangi dampak negatif dan memastikan respons yang efektif dalam menghadapi situasi darurat kebakaran.
Pelatihan reguler dan kesadaran akan pentingnya alat pemadam api dalam lingkungan kerja atau lingkungan sekitar untuk mencegah kerugian yang lebih besar dan menjaga keselamatan bersama penting untuk diperhatikan. Berikut ini adalah panduan tentang bagaimana menggunakan APAR dalam situasi darurat:
1. Identifikasi Lokasi Apar
penting untuk mengetahui lokasi dan letak APAR. Biasanya APAR berada di lokasi strategis untuk memastikan aksesibilitas yang cepat dan mudah saat dibutuhkan. alat pemadam kebakaran harus dijauhkan dari jangkauan anak - anak, tetapi tetap berada di lokasi yang mudah dilihat dan dijangkau oleh orang dewasa. Namun, penting untuk memastikan alat tersebut mudah ditemukan karena setiap detik sangat berharga saat terjadi kebakaran.
2. Kenali Jenis Api
Setiap APAR didesain untuk menangani jenis api tertentu. Sebelum menggunakan APAR, identifikasi jenis api yang sedang terjadi. Ada beberapa kategori api, termasuk api kelas A (kayu dan kertas), api kelas B (minyak dan bahan bakar), dan api kelas C (alat listrik), kelas D (bahan-bahan logam, metal, titanium, dan sodium).
3. Ambil APAR dengan Hati - hati
Saat menghadapi situasi darurat, ambil APAR dengan hati-hati. Pastikan untuk membaca instruksi dan panduan penggunaan yang tertera pada APAR.
4. Posisikan APAR dengan Benar
Posisikan diri Anda dengan aman dan dekat dengan sumber api. Pastikan Anda berada di posisi yang memungkinkan Anda untuk menjangkau area yang terkena api tanpa membahayakan diri sendiri. Cara menggunakan APAR sesuai standar sebenarnya sangat mudah. Ada empat langkah yang disebut dengan teknik PASS. Agar lebih paham, prosedur menggunakan APAR adalah sebagai berikut:
Tarik kunci pengaman atau segel yang berada di bagian tuas.
Pegang bagian ujung selang dengan kuat dan arahkan ujung selang ke sumber api.
Tekan tuas semaksimal mungkin, agar media bisa keluar semua dengan tekanan maksimal.
Kibaskan ujung selang dari kanan ke kiri atau sebaliknya pada sumber api secara perlahan sampai api padam.
5. Lepaskan Penutup dan arahkan Nozel
Lepaskan penutup APAR dan arahkan nozel (spuit) ke arah api. Pastikan nozel diarahkan ke dasar api, bukan ke atas api. Hal ini akan membantu memadamkan api dengan lebih efektif.
6. Pencet tuas pemicu
Pencet tuas pemicu APAR untuk melepaskan zat pemadam api. Gunakan gerakan zigzag atau gerakan memutar saat menyemprotkan pemadam api ke api. Hindari menyemprotkan pemadam api langsung ke dalam sumber listrik atau peralatan listrik.
Pantau efektivitas pemadaman dengan hati-hati. Jika api belum sepenuhnya padam, teruskan semprotan hingga area tersebut benar-benar aman. Jangan tinggalkan lokasi pemadaman sebelum yakin bahwa api telah padam sepenuhnya. Setelah berhasil memadamkan api, laporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang dan ini membantu dalam evaluasi situasi keamanan.Dengan memahami langkah-langkah ini, karyawan atau masyarakat, dan personel keamanan dapat menggunakan APAR dengan efektif dalam menghadapi situasi darurat
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....