Kenali Produk Investasi Syariah agar Terhindar dari Penipuan
- 07 Des 2024 11:15 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Pertumbuhan investasi syariah di Indonesia semakin pesat seiring dengan perkembangan teknologi digital. Banyak platform fintech syariah yang menyediakan fitur edukasi tentang keuangan dan investasi berbasis syariah, mulai dari artikel, video, hingga webinar interaktif.
Hal tersebut disampaikan akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Antasari Banjarmasin, Haris Faulidi Asnawi, Lc., M.Si., dalam acara Mozaik Indonesia, Jumat (6/12/2024). Menurutnya banyak fitur yang dapat membantu masyarakat memahami dasar-dasar investasi syariah, risiko yang terkait, dan cara memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
“Meskipun kemudahan akses menjadi nilai tambah, risiko keamanan data menjadi salah satu tantangan utama. Platform digital berpotensi menjadi sasaran penipuan atau serangan siber yang dapat merugikan investor.” ujar Haris.
Fitur edukasi yang disediakan oleh platform-platform ini sangat membantu masyarakat memahami dasar-dasar investasi syariah. Laporan keuangan dan performa produk investasi dapat diakses secara real-time melalui aplikasi, memberikan tingkat akuntabilitas yang tinggi bagi para investor.
“Beberapa platform mungkin hanya menggunakan label syariah sebagai strategi pemasaran tanpa memastikan kesesuaian dengan fatwa DSN-MUI. Hal ini menuntut calon investor untuk lebih teliti dalam memverifikasi legalitas dan kehalalan produk yang ditawarkan.” ucapnya.
Haris juga mengatakan penting bagi masyarakat untuk memilih platform yang telah terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta memiliki sertifikasi dari Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI). Tidak semua produk atau platform yang mengklaim "syariah" benar-benar mematuhi prinsip syariah.
Dengan semakin berkembangnya teknologi digital, diharapkan investasi syariah di Indonesia dapat semakin inklusif dan terjangkau. Namun, masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko yang mungkin timbul, terutama terkait dengan keamanan data.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....