Masjid Abu Bakar, Warisan Sejarah Islam di Madinah
- 02 Apr 2026 18:32 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq berada di kawasan sekitar Masjid Nabawi, Madinah.
- Arsitektur masjid mempertahankan gaya klasik Turki Utsmani yang menarik bagi jemaah.
- Lokasi masjid merupakan bekas kediaman pribadi Abu Bakar yang kemudian menjadi pusat ibadah.
RRI.CO.ID, Madinah - Pemahaman fase kepemimpinan pasca Rasulullah saw menjadi materi penting dalam edukasi ziarah jemaah umrah di kawasan Masjid Nabawi. Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq hadir sebagai representasi dedikasi sahabat utama dalam sejarah Islam.
Muthowif Kamilah Travel, Ustaz Ahmad, saat memandu jemaah, Kamis, 2 April 2026, menjelaskan bahwa lokasi ini dulunya merupakan kediaman pribadi Abu Bakar. Tempat tersebut kemudian bertransformasi menjadi pusat kegiatan ibadah umat Islam pada masa awal kekhalifahan.
“Masjid ini berdiri di atas tanah yang dulunya adalah rumah Abu Bakar,” kata Ustaz Ahmad. “Secara historis, tempat ini juga digunakan untuk memimpin salat Id pada masa kepemimpinannya.”
Penataan arsitektur masjid yang mempertahankan estetika klasik Turki Utsmani menjadi daya tarik tersendiri bagi jemaah dari berbagai negara. Meskipun tidak digunakan untuk salat wajib berjemaah, nilai historisnya tetap menjadi rujukan edukasi religi.
Baca juga: https://berita.rri.co.id/banjarmasin/internasional/2304658/masjid-ghomamah-monumen-sejarah-dan-mukjizat-rasulullah
Ustaz Ahmad menegaskan kunjungan ke masjid bersejarah di sekitar Nabawi bertujuan memperkuat ikatan emosional jemaah terhadap sirah nabawiyah. Literasi tentang tokoh-tokoh besar Islam perlu disampaikan secara otoritatif dan berbasis data sejarah yang valid.
Posisi Masjid Abu Bakar yang berada di jalur utama city tour Madinah menjadikannya salah satu destinasi yang sering dikunjungi. Jemaah diharapkan dapat mengambil ibrah dari keteguhan iman Abu Bakar dalam mendampingi dakwah Rasulullah saw.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....