Pohon Bidara: Makna Simbolik Penangkal Hal Gaib

  • 30 Nov 2024 06:16 WIB
  •  Banjarmasin

KBRN, Banjarmasin : Mekah dikenal sebagai kota suci yang penuh dengan nilai spiritual dan sejarah panjang peradaban Islam. Salah satu unsur yang menarik perhatian adalah pohon bidara, atau dikenal dalam bahasa Arab sebagai pohon “sider”.

Pohon ini memiliki keunikan tersendiri, tidak hanya dari bentuk fisiknya, tetapi juga dari makna simbolik dan penggunaannya dalam tradisi masyarakat setempat. Pohon ini diyakini sebagai salah satu pohon yang paling ditakuti oleh jin, sehingga banyak masyarakat di Mekah menanam pohon bidara di sekitar rumah mereka sebagai bentuk perlindungan spiritual.

Alman Mulyana, warga Indonesia yang sudah lama menetap di Mekkah dan menjadi seorang Youtubers menjelaskan di kontennya @almanmulyana15, pohon bidara telah dikenal sejak zaman Nabi Isa alaihissalam dan disebutkan dalam Al-Qur’an, salah satunya pada surat Al-Waqi’ah. Pohon ini sering dikaitkan dengan praktik ruqyah, terutama untuk membantu orang yang kesurupan.

"Daunnya yang diolah menjadi air rendaman biasanya digunakan untuk memandikan orang yang mengalami gangguan jin atau sihir. Biasanya, sekitar lima hingga tujuh lembar daun bidara cukup untuk membantu dalam proses ruqyah tersebut," ujarnya.

Bentuk fisik pohon bidara yang khas menjadi ciri utamanya. Daunnya kecil-kecil dan berduri, dengan cabang yang kuat dan kokoh. Pohon ini mampu tumbuh hingga ukuran yang besar, memberikan kesan kuat dan tangguh. Tidak heran jika pohon ini menjadi salah satu pohon yang wajib ditanam oleh masyarakat di Mekah.

Selain menjadi pelengkap taman, pohon ini dipercaya dapat menangkal hal-hal gaib, seperti gangguan jin, sihir, dan energi negatif lainnya, sehingga banyak yang menanamnya di halaman rumah sebagai bentuk perlindungan.

Menanam pohon bidara di halaman rumah tidak hanya bermanfaat dari segi keindahan dan keteduhan, tetapi juga dipercaya dapat memberikan ketenangan batin. Keberadaan pohon ini menjadi simbol perlindungan spiritual, warisan sejarah, dan keimanan.

Bagi masyarakat Arab, pohon ini adalah bukti kebesaran Allah yang menciptakan segala sesuatu dengan manfaat yang begitu besar, tidak terkecuali sebagai perisai terhadap hal-hal gaib yang tak terlihat oleh mata.


Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....