Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja

  • 04 Sep 2026 08:29 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • Lingkungan kerja yang buruk seperti diskriminasi, ketidaksetaraan, beban kerja berlebihan, rendahnya kendali terhadap pekerjaan, dan ketidakpastian kerja dapat meningkatkan risiko kesehatan mental pekerja.
  • Faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan mental pekerja mencakup beban kerja, hubungan dengan atasan dan rekan kerja, kondisi tempat kerja, serta ketidakpastian pekerjaan yang perlu diperhatikan oleh organisasi.
  • Menurut WHO, kondisi lingkungan kerja yang merugikan termasuk dalam kategori faktor risiko psikososial yang dapat muncul dan berkembang di tempat kerja dan berdampak negatif pada kesejahteraan karyawan.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Lingkungan kerja dapat memengaruhi kesehatan mental pekerja. Beban kerja, hubungan dengan atasan dan rekan kerja, kondisi tempat kerja, hingga ketidakpastian pekerjaan menjadi sejumlah faktor yang perlu diperhatikan.

Dilansir dari World Health Organization (WHO), lingkungan kerja yang buruk, seperti diskriminasi, ketidaksetaraan, beban kerja berlebihan, rendahnya kendali terhadap pekerjaan, dan ketidakpastian kerja dapat meningkatkan risiko terhadap kesehatan mental. Kondisi tersebut termasuk faktor risiko psikososial yang dapat muncul di tempat kerja.

Beban kerja berlebihan, tempo kerja terlalu cepat, serta jam kerja yang panjang atau tidak fleksibel dapat menjadi sumber tekanan. Kondisi fisik tempat kerja yang tidak aman, peran pekerjaan yang tidak jelas, serta terbatasnya kesempatan pengembangan karier juga perlu menjadi perhatian.

Menurut WHO, hubungan sosial di tempat kerja turut berpengaruh terhadap kondisi pekerja. Minimnya dukungan dari rekan kerja, pengawasan yang otoriter, kekerasan, pelecehan, perundungan, diskriminasi, dan pengucilan dapat menjadi faktor yang meningkatkan tekanan psikologis.

Pekerja perlu mengenali berbagai kondisi yang dapat memengaruhi kesehatan mental selama menjalankan tugas. Sementara itu, pemberi kerja berperan menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat dengan mengurangi risiko psikososial serta mencegah kekerasan, pelecehan, dan diskriminasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....