Rumah Aman Asap Lindungi Warga Terdampak Karhutla Banjarbaru
- 12 Sep 2026 14:41 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Rumah Aman Asap di Puskesmas Pembantu Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Banjarbaru menjadi fasilitas perlindungan masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
- Fasilitas tersebut menyediakan ruang terlindungi sekaligus dukungan layanan kesehatan dasar saat kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.
- Rumah Aman Asap ditujukan khusus untuk kelompok berisiko termasuk anak-anak, lansia, ibu hamil, dan warga dengan kondisi kesehatan tertentu.
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Rumah Aman Asap di Puskesmas Pembantu (Pustu) Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kota Banjarbaru, menjadi salah satu upaya perlindungan masyarakat dari dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Fasilitas tersebut menyediakan ruang yang lebih terlindungi sekaligus dukungan layanan kesehatan dasar bagi warga saat kualitas udara memburuk.
Rumah Aman Asap diperuntukkan terutama bagi masyarakat yang berisiko mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap. Kelompok yang mendapat perhatian meliputi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga dengan kondisi kesehatan tertentu.
Sejumlah fasilitas pendukung disiapkan untuk menunjang fungsi Rumah Aman Asap. Air purifier, kipas, dan masker tersedia untuk membantu mengurangi paparan asap serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat selama berada di lokasi.

Rumah Aman Asap merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dan Puskesmas Liang Anggang. Kolaborasi tersebut melibatkan Dauri Bintang selaku PFA Specialist, Ranu Welum Foundation, Posko Koalisi Bencana Ekologis Kalimantan Selatan, serta relawan KSATRIA Kalsel.
Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru dr. Ani Rusmila mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam penanggulangan dampak asap karhutla. Menurutnya, sinergi diperlukan untuk melindungi kesehatan masyarakat di wilayah terdampak.
“Kami sangat mengapresiasi semua pihak yang telah peduli terhadap penanggulangan dampak asap karhutla. Terhadap kesehatan masyarakat di wilayah terdampak, sejatinya kolaborasi dan sinergi semua pihak akan sangat berarti dalam upaya penanggulangan ini,” ujarnya.

Ani mengatakan perlindungan kesehatan masyarakat menjadi bagian penting ketika kondisi udara terdampak asap. Penanganan karhutla, menurutnya, tidak hanya berfokus pada sumber kebakaran, tetapi juga perlu memperhatikan masyarakat yang merasakan langsung dampaknya.
Keberadaan Rumah Aman Asap memberikan alternatif bagi warga untuk mengurangi paparan asap ketika kondisi lingkungan sekitar memburuk. Warga juga dapat memanfaatkan dukungan layanan kesehatan dasar yang tersedia di fasilitas tersebut.

Upaya tersebut menjadi bagian dari penanganan dampak karhutla yang melibatkan berbagai unsur di masyarakat. Kolaborasi pemerintah, organisasi, dan relawan dinilai penting agar perlindungan terhadap warga dapat dilakukan secara lebih optimal.
Rumah Aman Asap diharapkan dapat membantu masyarakat, terutama kelompok rentan, menghadapi kondisi udara yang dipengaruhi kabut asap. Kehadiran fasilitas tersebut sekaligus memperkuat upaya perlindungan kesehatan masyarakat selama penanganan karhutla berlangsung. (Yds/MedCenBJB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....