Gubernur Kalsel Ingatkan Pendamping Kafilah MTQ Tak Jalan-Jalan saat Bertugas

  • 10 Sep 2026 11:09 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin memberikan peringatan tegas kepada para pendamping kafilah Kalsel yang akan mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Nasional di Semarang, Jawa Tengah. Muhidin meminta seluruh pendamping fokus menjalankan tugas dan memastikan kebutuhan 56 kafilah Kalsel selama berada di Semarang terpenuhi.

Ia secara khusus mengingatkan pendamping maupun pejabat yang ikut dalam rombongan. Agar tidak memanfaatkan penugasan untuk bepergian ke daerah lain di luar agenda MTQ.

“Bagi pendamping, agar kiranya tidak jalan-jalan ke daerah lain selama melaksanakan tugasnya dalam mendampingi para kafilah. Karena kita niatnya adalah mengiringi kafilah di Semarang,” ujar Muhidin usai melepas kontingen Kalsel di Banjarmasin, Rabu 9 September.

Muhidin bahkan menegaskan sanksi berat bagi pejabat atau pendamping yang kedapatan meninggalkan lokasi penugasan untuk jalan-jalan ketika tugas belum selesai. Khusus kepala dinas, Muhidin menyatakan siap mengganti pejabat yang terbukti bepergian ke daerah lain saat menjalankan tugas pendampingan.

“Jika ada yang ketahuan jalan-jalan ke daerah lain saat tugasnya masih belum selesai, maka akan ada sanksi berat menanti. Jika ia seorang kepala dinas, maka akan saya ganti,” ucapnya.

Menurut Muhidin, keberadaan para pendamping di Semarang harus benar-benar diarahkan untuk mendukung kafilah. Sgar dapat tampil maksimal pada MTQ XXXI Nasional yang berlangsung 11 hingga 20 September 2026.

Sementara itu, sebanyak 56 kafilah Kalsel resmi dilepas untuk mengikuti ajang MTQ Nasional tersebut. Muhidin juga berpesan agar seluruh kafilah menjaga kesehatan, pola makan, dan kondisi fisik selama mengikuti rangkaian perlombaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....