Wujudkan Komitmen SDM Religius, Pemko Banjarbaru Renovasi TPA Darul Falah Cempaka
- 09 Agt 2026 20:43 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Pemerintah Kota Banjarbaru memberikan bantuan renovasi total kepada TPA Darul Falah di Kecamatan Cempaka untuk memperbaiki fasilitas pendidikan Al-Qur'an.
- Bangunan TPA Darul Falah sebelumnya merupakan kantor pembakal yang difungsikan ulang sebagai sarana pembelajaran Al-Qur'an sejak tahun 2000-an.
- Komitmen pemerintah ini merupakan respons langsung terhadap aspirasi masyarakat dalam memperkuat pendidikan keagamaan di tingkat lokal.
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Pemerintah Kota Banjarbaru menunjukkan komitmen dalam memperkuat pendidikan keagamaan dengan merespons aspirasi masyarakat melalui bantuan renovasi total TPA Darul Falah di Kecamatan Cempaka. Bantuan tersebut diberikan untuk memperbaiki kondisi bangunan yang telah digunakan sebagai sarana pembelajaran Al-Qur’an selama lebih dari dua dekade.
Bangunan yang kini menjadi TPA Darul Falah sebelumnya merupakan kantor pembakal atau kepala desa setempat. Seiring perkembangan wilayah, bangunan tersebut sempat tidak digunakan dan beberapa kali dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat kegiatan kemasyarakatan sebelum kemudian difungsikan sebagai sarana pendidikan Al-Qur’an sejak tahun 2000-an.
Setelah digunakan lebih dari 20 tahun tanpa perbaikan menyeluruh, kondisi fisik bangunan berbahan kayu mengalami penurunan kualitas. Kondisi tersebut membuat fasilitas pendidikan bagi para santri dinilai tidak lagi ideal dan membutuhkan renovasi agar kegiatan belajar dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
Hasil pemantauan di lokasi menunjukkan sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan akibat usia. Dinding papan kayu tampak lapuk, pintu utama mengalami kerusakan, sementara plafon terdapat bercak air yang menunjukkan kebocoran atap saat hujan deras.
Meski kondisi bangunan memprihatinkan, semangat anak-anak untuk belajar tetap tinggi. Saat ini, sebanyak 60 santri tercatat aktif mengikuti pembelajaran di TPA Darul Falah, khususnya pada jenjang Iqra, sedangkan pembelajaran Al-Qur’an dilaksanakan di lokasi pendukung lainnya.
Kepala TPA Darul Falah, Nayli Kurata Aini, menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemerintah Kota Banjarbaru terhadap kondisi fasilitas pendidikan tersebut. Menurutnya, selama ini pengelola TPA mengandalkan swadaya dan sumbangan sukarela orang tua santri untuk memenuhi kebutuhan maupun memperbaiki fasilitas yang mengalami kerusakan.
“Sejak dahulu, jujur belum pernah ada bantuan resmi dari pemerintah yang mengalir ke TPA kami,” kata Nayli. “Apabila ada kebutuhan mendesak atau kerusakan fasilitas yang harus segera ditangani, selama ini kami murni mengandalkan swadaya pengurus serta sumbangan sukarela dari para orang tua santri.”
Nayli mengatakan permohonan bantuan renovasi yang diajukan pengelola mendapat respons cepat dari Pemerintah Kota Banjarbaru. Ia berharap renovasi tersebut dapat menciptakan tempat belajar yang lebih aman dan nyaman sehingga semakin meningkatkan semangat para santri dalam menuntut ilmu.
“Kami sangat berterima kasih kepada Ibu Wali Kota, karena pengajuan kami terkait renovasi bangunan ini langsung direspons cepat tanpa penundaan,” ujarnya. “Terima kasih banyak Ibu Wali Kota, semoga berkah, selalu sehat, dan dilancarkan dalam menjalankan tugas memimpin daerah.”
Pengurus TPA Darul Falah, Riduan, juga mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap sarana pendidikan keagamaan di Kecamatan Cempaka. Ia menilai bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap fasilitas yang digunakan untuk kepentingan masyarakat.
“Kami masyarakat sangat mengharapkan bantuan seperti ini dari pemerintah, apalagi ini bangunan yang diperuntukkan untuk kepentingan masyarakat,” kata Riduan. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Wali Kota yang telah membantu renovasi TPA Darul Falah ini.”
Renovasi TPA Darul Falah tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga mendukung keberlangsungan pendidikan keagamaan bagi anak-anak di wilayah tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Banjarbaru memastikan kegiatan pembelajaran dapat berlangsung dalam lingkungan yang layak, aman, dan nyaman.
Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari implementasi Misi Pembangunan Kota Banjarbaru 2025–2030, khususnya dalam mewujudkan sumber daya manusia yang religius, bersosial, dan berbudaya. Melalui revitalisasi sarana pendidikan keagamaan nonformal, pemerintah daerah berupaya mendukung pembentukan generasi penerus yang berilmu dan berakhlak mulia. (typ/Ahmadi/MedCenBJB)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....