Lomba Masak Serba Ikan Kalsel Dorong Inovasi Cegah Stunting
- 08 Agt 2026 15:23 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Lomba Masak Serba Ikan (LMSI) Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Sebanyak 13 perwakilan dari kabupaten/kota Kalsel ikut ambil bagian. Acara berlangsung di Kantor Dislautkan Kalsel, Banjarbaru, Sabtu 8 Agustus 2206.
Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Fathul Jannah Muhidin, mengatakan lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana memperkenalkan berbagai inovasi pengolahan ikan kepada masyarakat melalui para kader PKK di seluruh kabupaten/kota. Kegiatan ini menjadi upaya bersama untuk meningkatkan konsumsi ikan melalui inovasi menu berbahan baku ikan sekaligus mendukung percepatan penurunan angka stunting di Banjarbaru.
“Kalimantan Selatan merupakan daerah penghasil ikan. Potensi ini harus terus dikembangkan melalui berbagai inovasi pengolahan agar semakin diminati masyarakat. Harapannya, para kader PKK dapat menjadi agen edukasi di daerah masing-masing dalam memperkenalkan menu-menu ikan yang sehat, lezat, dan menarik,” katanya.
Menurut Fathul Jannah, inovasi olahan ikan juga menjadi bagian penting dalam mendukung program pencegahan stunting. Ia berharap masyarakat, khususnya anak-anak, semakin gemar mengonsumsi ikan tanpa khawatir dengan duri karena telah diolah menjadi menu yang lebih praktis dan aman.
“Melalui kreativitas para peserta, ikan dapat diolah menjadi berbagai menu bergizi dengan duri yang sudah diminimalkan. Selain rasanya enak, kandungan gizinya tetap terjaga sehingga sangat baik untuk mendukung pertumbuhan anak,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Rusdi Hartono, menjelaskan penyelenggaraan LMSI merupakan bentuk sinergi antara DKP Kalsel dengan TP PKK Provinsi Kalsel dalam mendorong diversifikasi produk olahan ikan berbasis potensi lokal.
“Kami berharap inovasi yang lahir dari lomba ini tidak berhenti hanya di ajang kompetisi. Justru hasil-hasil terbaik harus terus dikembangkan, disosialisasikan, dan diterapkan di tengah masyarakat melalui kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan,” ujar Rusdi.
Ia menambahkan, berbagai kreasi menu yang ditampilkan peserta menunjukkan bahwa ikan dapat diolah menjadi aneka makanan bernilai gizi tinggi, mulai dari menu keluarga, menu balita hingga kudapan.
Rusdi juga optimistis Kalimantan Selatan mampu kembali berprestasi di tingkat nasional. Ia mengungkapkan pada pelaksanaan Lomba Masak Serba Ikan Nasional sebelumnya, wakil Kalimantan Selatan berhasil meraih prestasi membanggakan.
“Tahun lalu Kabupaten Banjar berhasil meraih juara kedua tingkat nasional. Ini menunjukkan bahwa kreativitas masyarakat Kalimantan Selatan dalam mengolah ikan sudah sangat diperhitungkan. Juara pertama tahun ini akan kami persiapkan sebagai wakil provinsi pada tingkat nasional,” katanya.
Lebih lanjut, Rusdi menegaskan ikan memiliki kandungan gizi yang sangat penting, terutama asam lemak omega-3 yang berperan dalam mendukung perkembangan otak dan pertumbuhan anak sehingga menjadi salah satu pangan strategis dalam upaya pencegahan stunting.
“Dengan memanfaatkan ikan lokal, kita tidak hanya meningkatkan konsumsi hasil perikanan daerah, tetapi juga memperkuat kualitas gizi masyarakat. Omega-3 yang terkandung dalam ikan menjadi salah satu keunggulan yang tidak dimiliki banyak sumber protein lainnya,” katanya.
Pada lomba tersebut, dewan juri menetapkan para pemenang untuk tiga kategori. Kategori Menu Kudapan, Juara I diraih Kabupaten Banjar, Juara II Kabupaten Balangan, dan Juara III Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Untuk kategori Menu Balita, Juara I diraih Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Juara II Kabupaten Barito Kuala, dan Juara III Kabupaten Tapin. Sementara kategori Menu Keluarga, Juara I diraih Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Juara II Kabupaten Tabalong, dan Juara III Kabupaten Kotabaru.
Melalui kegiatan ini, TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan bersama DKP Provinsi Kalimantan Selatan berharap budaya gemar makan ikan terus meningkat di masyarakat sekaligus mendorong lahirnya inovasi olahan ikan yang sehat, bernilai ekonomi, dan mampu mendukung terwujudnya generasi Kalimantan Selatan yang sehat, cerdas, dan bebas stunting.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....