Kalsel Expo 2026 Bakal Hadirkan Ratusan Stan, Target Transaksi Rp15 Miliar
- 05 Agt 2026 12:53 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru – Kalsel Expo 2026 bakal kembali digelar sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan. Pameran yang berlangsung pada 12–18 Agustus 2026 di kawasan Perkantoran Gubernur Kalsel, Banjarbaru, ditargetkan mampu mencatat nilai transaksi hingga Rp15 miliar.
Hal itu, diutarakan Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Ahmad Bagiawan, usai rapat pemantapan persiapan puncak Harjad bersama Gubernur Kalsel Muhidin,. Saat di kantor Setda Prov Kalsel di Banjarbaru, Rabu 5 Agustus 2026).
Ia mengatakan Kalsel Expo tahun ini kembali dipusatkan di kompleks Perkantoran Gubernur setelah pelaksanaan tahun sebelumnya juga digelar di lokasi yang sama. Menurutnya, Kalsel Expo tidak hanya menjadi ajang promosi berbagai produk unggulan daerah, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat melalui peningkatan aktivitas perdagangan.
"Kegiatan ini bertujuan menghidupkan perekonomian masyarakat sekaligus menjadi wadah promosi produk unggulan dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan. Mulai dari kuliner khas dan halal hingga produk perusahaan," ujar Bagiawan.
Kalsel Expo 2026 akan menempati area seluas sekitar 10 ribu meter persegi dengan menghadirkan 335 stan yang terbagi ke dalam enam zona. Seluruh stan telah terisi oleh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemprov Kalsel, pemerintah kabupaten/kota, pelaku UMKM, perusahaan otomotif, hingga sektor swasta.
Selain diikuti peserta dari dalam daerah, pameran tahun ini juga akan diramaikan oleh pelaku usaha dari luar negeri yang menampilkan berbagai produk unggulan. Bagiawan optimistis penyelenggaraan Kalsel Expo mampu mencapai target transaksi sebesar Rp15 miliar sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku usaha, khususnya UMKM.
"Kami berharap Kalsel Expo 2026 menjadi momentum untuk memperluas pasar produk lokal, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....