Si Emo Demo Inovasi Baru Pencegahan Stunting Kalsel
- 07 Jul 2026 13:33 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan menghadirkan inovasi baru dalam upaya percepatan penurunan angka stunting melalui program Si Emo Demo atau Edukasi Gizi Metode Emotional Demonstration. Program ini mengedepankan pendekatan berbasis emosi untuk mendorong perubahan perilaku orang tua, khususnya ibu balita, dalam memenuhi kebutuhan gizi anak.
Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Ardiansyah, mengatakan metode ini tidak hanya memberikan informasi mengenai gizi. Tetapi juga mengajak peserta memahami pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi melalui pendekatan psikologis yang lebih interaktif.
"Metode ini dirancang agar pesan-pesan kesehatan lebih mudah dipahami, diingat, dan diterapkan sehingga mampu mendorong perubahan perilaku sebagai upaya mencegah stunting," ujarnya, Selasa 7 Juli 2026.
Sebagai tahap awal, Si Emo Demo akan diterapkan selama dua bulan di Desa Pembantanan dan Desa Sungai Pinang Baru, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Program ini diawali dengan penyusunan materi, uji coba metode, pelaksanaan edukasi, hingga monitoring dan evaluasi.
Selain meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat, program ini juga membuka ruang diskusi antara tenaga kesehatan dan orang tua untuk meluruskan berbagai mitos maupun hoaks terkait pola asuh dan pemenuhan gizi balita. Ke depan, Dinas Kesehatan Kalsel menargetkan Si Emo Demo diperluas ke lebih banyak desa dan menjadi model edukasi gizi yang dapat direplikasi di berbagai wilayah sebagai bagian dari strategi percepatan penurunan stunting di Kalimantan Selatan.
"Melalui pendekatan yang lebih komunikatif dan partisipatif, inovasi ini diharapkan mampu mendukung terwujudnya generasi Banua yang lebih sehat, cerdas, dan berkualitas," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....