Pemkot Banjarbaru Buka Peluang Kerja lewat Sertifikasi Satpam

  • 25 Jun 2026 13:37 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Upaya Pemerintah Kota Banjarbaru dalam menekan angka pengangguran kembali menunjukkan hasil. Sebanyak 10 warga Banjarbaru dinyatakan lulus pelatihan dan sertifikasi satpam. Bahkan satu di antaranya telah langsung mendapatkan pekerjaan.

Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, di Rumah Dinas Wali Kota Banjarbaru. Hal ini sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru dalam meningkatkan kompetensi dan membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Lisa berpesan kepada para peserta yang telah lulus agar menjaga kepercayaan dan profesionalisme. Khususnya saat memasuki dunia kerja.

“Dimanapun bekerja dan berada, jagalah kepercayaan dengan sebaik-baiknya. Jika mampu menjaga kepercayaan, maka akan menjadi pribadi yang dicari dan dibutuhkan oleh banyak perusahaan. Jagalah kinerja, disiplin, komitmen, moral, dan kejujuran dalam setiap tugas yang dijalankan,” ujarnya.

Menurut Lisa, kompetensi yang dimiliki para peserta harus diimbangi dengan integritas dan tanggung jawab dalam bekerja. Dengan begitu, peluang untuk berkembang dan memperoleh kepercayaan dari perusahaan akan semakin besar.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja (DISKOPUMNAKER) Kota Banjarbaru, Sartono, mengatakan program pelatihan dan sertifikasi satpam ini merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk menyiapkan tenaga kerja yang siap bersaing di dunia kerja. “Alhamdulillah hari ini 10 orang dinyatakan lulus. Bahkan satu orang di antaranya sudah langsung bekerja, sementara yang lainnya tinggal menunggu penempatan kerja. Insya Allah semuanya akan segera bekerja,” katanya.

Menurut Sartono, program pelatihan ini mulai dilaksanakan pada tahun 2025 di era kepemimpinan Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby. Sebelumnya, sekitar 40 peserta juga telah mengikuti pelatihan serupa dan seluruhnya berhasil terserap ke dunia kerja.

Ia menjelaskan, pelatihan yang diberikan tidak hanya berfokus pada bidang keamanan, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan dan peluang kerja yang tersedia di lapangan. “Kami akan terus melihat peluang kerja yang ada. Pelatihan yang dilaksanakan nantinya berbasis sertifikasi kompetensi agar peserta benar-benar siap bersaing setelah lulus,” katanya.


Wali Kota Banjarbaru berfoto bersama peserta usai menyerahkan sertifikat pelatihan dan sertifikasi satpam. Sementara itu, Direktur Utama PT Prima Sekuriti Indonesia, Sutarno, mengungkapkan kebutuhan tenaga satpam di Kalimantan Selatan maupun daerah lain di Kalimantan masih sangat tinggi.

Menurutnya, para lulusan pelatihan memiliki peluang besar untuk segera mendapatkan pekerjaan apabila memiliki kesiapan dan kemauan untuk bekerja, termasuk di luar daerah. “Kebutuhan satpam masih banyak, tidak hanya di Kalimantan Selatan tetapi juga di Kalimantan Tengah. Jika adik-adik siap bekerja, kami siap membantu mereka masuk ke pasar kerja,” ujarnya.

Ia menilai program pelatihan yang digagas Pemerintah Kota Banjarbaru sangat efektif dalam membantu menekan angka pengangguran. Dari sekitar 40 peserta yang telah mengikuti pelatihan sebelumnya, hampir seluruhnya telah bekerja.

“Program ini sangat positif karena membantu masyarakat mendapatkan keterampilan sekaligus akses pekerjaan. Dari peserta yang ada seluruhnya warga Banjarbaru dan hasilnya hampir 100 persen terserap kerja,” katanya.

Para lulusan nantinya berpeluang ditempatkan di berbagai sektor. Mulai dari perkantoran hingga kawasan perkebunan, sesuai kebutuhan perusahaan yang tersedia.

Salah seorang peserta yang dinyatakan lulus, Widy, mengaku bersyukur mendapat kesempatan mengikuti pelatihan tersebut. Selama satu minggu, ia dan peserta lainnya mendapatkan berbagai materi, mulai dari penggunaan borgol, bela diri Polri hingga pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB).

“Saya mengetahui informasi pelatihan ini dari Instagram. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Banjarbaru yang sudah memberikan kesempatan kepada kami yang sebelumnya belum bekerja untuk mendapatkan pelatihan sekaligus dibantu mencarikan pekerjaan,” ucapnya.

Program pelatihan dan sertifikasi satpam ini menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kota Banjarbaru dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus membuka jalan bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang layak. Dengan kompetensi yang tersertifikasi, para peserta diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. (Ald/MedCenBJB)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....