BBPOM Banjarbaru Libatkan Publik Perkuat Pelayanan Responsif dan Berintegritas

  • 25 Jun 2026 11:49 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Banjarbaru menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) sebagai upaya memperkuat kualitas pelayanan publik melalui keterlibatan masyarakat dan pemangku kepentingan. Acara berlangsung di Banjarbaru, Kamis 25 Juni 2026.

Forum Konsultasi Publik tahun ini mengangkat tema “Mewujudkan Pelayanan Publik BBPOM di Banjarbaru yang Responsif, Inklusif, dan Berintegritas melalui Penguatan Standar Pelayanan dan Partisipasi Masyarakat.” Pelaksana Tugas Kepala BBPOM di Banjarbaru, Ary Yustantiningsih, S.Si., Apt, mengatakan forum tersebut menjadi wadah untuk menyerap masukan, saran, kritik, dan rekomendasi dalam rangka penyempurnaan standar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Ary menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kehadiran berbagai pihak mencerminkan komitmen bersama untuk mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

“Pelayanan publik merupakan wajah utama pemerintah dalam memberikan manfaat dan perlindungan kepada masyarakat. Karena itu, penyelenggaraan pelayanan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan integritas,” ujarnya.

Ary menjelaskan, tema tersebut mencerminkan komitmen BBPOM Banjarbaru untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan dalam penyelenggaraan pelayanan. Pihaknya ingin memastikan setiap layanan mampu merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat, memberikan akses yang setara bagi seluruh kelompok masyarakat termasuk kelompok rentan, serta dilaksanakan secara profesional dan berintegritas.

Ia menegaskan, Forum Konsultasi Publik merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik yang bertujuan melibatkan masyarakat dalam proses evaluasi dan penyempurnaan layanan. “Partisipasi masyarakat bukan hanya pelengkap dalam penyusunan standar pelayanan, tetapi menjadi bagian penting untuk menciptakan pelayanan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan pengguna layanan,” katanya.

Saat ini, BBPOM di Banjarbaru terus berupaya meningkatkan kualitas layanan melalui berbagai inovasi, penyempurnaan proses bisnis, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan aksesibilitas layanan bagi kelompok rentan. Selain itu, instansi tersebut juga berkomitmen membangun budaya kerja yang berintegritas dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Pada kesempatan tersebut, Ary juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Ombudsman Republik Indonesia, pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat, hingga media massa. Ini untuk terus bersinergi dalam mengawal peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Pelayanan publik yang responsif, inklusif, dan berintegritas tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak saja. Diperlukan kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” katanya.

BBPOM di Banjarbaru memastikan membuka ruang penuh untuk kritik dan masukan guna peningkatan pelayanan yang prima kepada masyarakat. Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....