Kesehatan Hewan Kurban Dipantau Ketat Selama Iduladha

  • 27 Mei 2026 15:15 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Provinsi Kalimantan Selatan memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban. Hal ini guna memastikan hewan yang beredar di masyarakat aman dan layak disembelih selama momen Iduladha 1447 Hijriah ini.

Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi mengatakan, pengawasan kesehatan hewan kurban telah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir dan semakin intensif selama momen Idul Adha. Pihaknya memastikan status penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kalimantan Selatan saat ini terkendali.

"Insyaallah hewan kurban aman dan bebas dari penyakit hewan strategis,” ujar Suparmi usai acara penyerahan sapi Presiden.

Pemeriksaan dilakukan terhadap hewan kurban yang dijual di berbagai titik penjualan maupun peternakan. Tim kesehatan hewan memeriksa kondisi fisik ternak, kelayakan umur, hingga memastikan hewan bebas dari penyakit menular.

Selain itu, Disbunnak Kalsel bersama tim pengawasan hewan kurban yang telah dilepas Gubernur Kalimantan Selatan juga terus melakukan pemantauan hingga proses penyembelihan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan melaksanakan ibadah kurban, sekaligus mencegah penyebaran penyakit hewan strategis seperti penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Di sisi lain, Disbunnak Kalsel memastikan ketersediaan hewan kurban di Kalimantan Selatan mencukupi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan data sementara, stok sapi kurban mencapai lebih dari 23 ribu ekor, sedangkan kebutuhan diperkirakan sekitar 17 ribu ekor.

Dengan pengawasan yang diperketat, masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....