Rusak Selama Setahun, Pemkab Balangan Surati Provinsi Terkait Jalur Batumandi-HSU

  • 31 Mar 2026 07:08 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Balangan - Ruas jalan yang menghubungkan wilayah Banjang, Pulau Nyiur, hingga Batumandi dilaporkan mengalami kerusakan parah di sejumlah titik. Kondisi jalan yang menjadi akses utama penghubung Kabupaten Balangan dengan Hulu Sungai Utara (HSU) ini diketahui sudah terbengkalai selama kurang lebih satu tahun.

Jalan sepanjang 12,80 kilometer tersebut merupakan jalur alternatif vital bagi mobilitas masyarakat dari Kecamatan Batumandi menuju wilayah kabupaten tetangga. Mengingat statusnya sebagai jalan provinsi, kewenangan perbaikan sepenuhnya berada di bawah Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Perkim Balangan, Rina Aryani, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan koordinasi formal dengan pemerintah provinsi. Langkah ini diambil guna mempercepat penanganan kerusakan yang kian dikeluhkan oleh pengguna jalan.

“Kami akan segera menyampaikan surat kepada Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Selatan sebagai bentuk koordinasi dan percepatan penanganan kerusakan jalan. Insya Allah surat akan kami buat dan kirimkan secepatnya agar penanganan dapat segera dilakukan,” katanya pada Senin, 30 Maret 2026.

Rina menambahkan pengiriman surat koordinasi tersebut ditargetkan dapat rampung dalam waktu dekat agar masuk dalam agenda prioritas provinsi. Pemerintah Kabupaten Balangan berharap ada respons cepat karena kerusakan jalan ini sangat menghambat aktivitas ekonomi antar kabupaten.

Hingga saat ini, para pengendara yang melintas harus ekstra hati-hati karena banyaknya lubang yang tersebar di sepanjang jalur vital tersebut. Keberadaan jalan yang layak sangat dinantikan masyarakat guna memperpendek waktu tempuh menuju wilayah HSU maupun sebaliknya.

“Kita sangat berharap adanya respons cepat dari pemerintah provinsi mengingat pentingnya ruas jalan tersebut bagi mobilitas warga. Apalagi jalur ini menghubungkan dua wilayah kabupaten,” ucapnya menambahkan.

Perbaikan jalur Banjang-Batumandi ini diharapkan tidak hanya sekadar penambalan sementara, melainkan perbaikan menyeluruh yang permanen. Mobilitas warga di perbatasan dipastikan akan terus terganggu jika jalur provinsi tersebut tidak segera mendapatkan perhatian serius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....