Nor Fajeri Hadiri Ritual Adat Mesiwah Pare Gumboh Dayak Deah
- 12 Jul 2026 18:25 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Nor Fajeri, menghadiri pembukaan ritual adat Mesiwah Pare Gumboh masyarakat Dayak Deah di Desa Liyu dan Desa Gunung Riut, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan, Jumat 10 Juli 2026. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya sekaligus penguatan nilai kebersamaan masyarakat adat.
Mesiwah Pare Gumboh merupakan tradisi syukuran masyarakat Dayak Deah atas hasil panen padi yang melimpah. Ritual tersebut menjadi ungkapan rasa syukur kepada Sang Pencipta sekaligus warisan budaya leluhur yang terus dijaga hingga sekarang.
Nor Fajeri mengapresiasi kekompakan masyarakat Dayak Deah dalam mempertahankan tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun. Menurutnya, pelestarian budaya lokal menjadi bagian penting dalam menjaga identitas Kalimantan Selatan.
“Saya sangat mengapresiasi kekompakan warga Dayak Deah Desa Liyu dan Gunung Riut dalam menjaga tradisi Mesiwah Pare Gumboh. Ini bukan hanya syukur atas panen, tapi juga mempererat silaturahmi antar warga,” ujar Nor Fajeri.
Ia menambahkan, tradisi adat seperti Mesiwah Pare Gumboh perlu terus dilestarikan karena memiliki nilai budaya dan sosial yang tinggi. Keberlangsungan tradisi tersebut juga dinilai mampu memperkuat persatuan masyarakat di tengah perkembangan zaman.
“Sebagai wakil rakyat, kami mendukung penuh kegiatan adat dan budaya yang berdampak positif bagi kebersamaan masyarakat. Semoga panen ke depan semakin melimpah dan membawa kesejahteraan bagi warga,” katanya.
Pembukaan Mesiwah Pare Gumboh turut dihadiri tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga dari Desa Liyu dan Desa Gunung Riut. Prosesi berlangsung khidmat melalui doa bersama dan rangkaian ritual adat, sementara masyarakat berharap tradisi ini terus dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus mempererat kebersamaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....