DPRD Kalsel Dorong Percepatan Pembebasan Lahan Bendungan Riam Kiwa
- 29 Apr 2026 19:26 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin – Anggota DPRD Kalimantan Selatan Jahrian mendorong percepatan pembebasan lahan untuk pembangunan Bendungan Riam Kiwa yang dilakukan secara bertahap. Proyek ini merupakan program multiyears yang telah direncanakan sejak lama dan menjadi prioritas pembangunan daerah.
Menurutnya, tahapan awal pembebasan lahan difokuskan pada penyelesaian aspek budaya masyarakat setempat. Selain itu, kajian sosiologis seperti jumlah penduduk serta kebutuhan lahan turut menjadi perhatian utama dalam proses tersebut.
Kemudian penentuan nilai lahan juga perlu dilakukan dengan mengacu pada Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sesuai peraturan daerah yang berlaku. Langkah ini diharapkan mampu memberikan rasa keadilan bagi masyarakat yang terdampak proyek pembangunan bendungan.
Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, Jahrian, menegaskan pentingnya pengawasan ketat selama proses pembebasan lahan berlangsung. Ia mengingatkan agar tidak ada praktik mafia tanah atau perantara yang dapat memicu lonjakan harga secara tidak wajar.
“Tegas kami sampaikan, jangan sampai ada mafia tanah atau broker yang bermain. Karena itu nanti akan meningkatkan harga tanah secara tidak wajar,” ujarnya.
Ia juga menekankan perlunya kejelasan status lahan, khususnya yang berkaitan dengan tanaman atau kebun milik warga. Menurut Jahrian, tidak semua tanaman yang tumbuh dapat dikategorikan sebagai kebun produktif.
“Kalau jaraknya tidak beraturan, itu bukan kebun, bisa jadi tanaman yang tumbuh karena dibawa binatang. Kemudian juga jangan dikaitkan dengan budaya masyarakat Dayak,” ucapnya.
Ia menambahkan bahwa relokasi warga harus dilakukan secara jelas dan manusiawi dengan tetap memperhatikan mata pencaharian mereka. “Kalau dipindahkan, harus jelas tempatnya dan mereka tetap bisa berkebun atau bertani, itu yang paling penting,” kata Jahrian.
Jahrian berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi agar pembangunan Bendungan Riam Kiwa berjalan sesuai target pada 2027 hingga 2029. Ia juga menegaskan akan turun langsung ke lapangan guna memastikan kualitas proyek tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....