Tiba di Tanah Air, Jemaah Debarkasi Banjarmasin Diimbau Pantau Kesehatan

  • 16 Jun 2026 15:28 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Jemaah haji Debarkasi Banjarmasin yang telah tiba di tanah air diimbau untuk terus memantau kondisi kesehatan mereka secara mandiri. Langkah ini guna menghindari penularan penyakit usai menjalani proses perjalanan ibadah yang panjang di tanah suci.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat para jemaah sebelumnya berkumpul dengan jutaan jemaah dari berbagai belahan dunia selama menunaikan ibadah haji. Karena itu jemaah yang telah tiba di daerah masing-masing diingatkan untuk segera memeriksakan diri jika merasakan adanya gejala kesehatan.

"Jika ada keluhan seperti demam atau tidak enak badan yang cukup lama, segera periksakan diri ke petugas kesehatan. Hal ini penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," katanya Kepala Bidang Penerimaan dan Pemberangkatan PPIH Embarkasi/Debarkasi Banjarmasin, Rasyid Luthfiyana, Selasa, 16 Juni 2026.

Rasyid memastikan bahwa seluruh jemaah yang telah tiba di debarkasi sejauh ini terpantau dalam kondisi yang sehat dan baik. Proses pemeriksaan kesehatan saat kedatangan pun berjalan ketat dan lancar tanpa ada kendala berarti.

Di sisi lain, proses pemulangan secara teknis masih berjalan dengan baik hingga saat ini. Petugas memastikan tidak ada kendala operasional yang berarti yang menghambat proses kepulangan jemaah.

"Tidak ada kendala baik itu penerbangan yang delay maupun jemaah yang tertahan. Kita harapkan bisa terus lancar sampai nanti kloter terakhir 19," ujar Rasyid menambahkan.

Dilaporkan, hingga Selasa, 16 Juni, total jemaah dan petugas asal Debarkasi Banjarmasin yang telah tiba di tanah air tercatat sebanyak 3.230 orang. Kedatangan kelompok terbang (kloter) 9 asal Tanah Laut pada Selasa dini hari, menjadi penutup untuk fase pemulangan gelombang pertama ini.

Selain itu, PPIH juga merilis data resmi bahwa hingga saat ini terdapat 7 jemaah asal Debarkasi Banjarmasin yang dilaporkan meninggal dunia di tanah suci. Jemaah yang wafat tersebut berasal dari beberapa wilayah yang tersebar di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....