Kloter BDJ 01 Siap Pulang ke Tanah Air, Seluruh Jemaah Sehat

  • 02 Jun 2026 07:26 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Kelompok Terbang (Kloter) BDJ 01 Debarkasi Banjarmasin bersiap mengakhiri rangkaian ibadah haji dan kembali ke Tanah Air setelah menuntaskan puncak pelaksanaan haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Ketua Kloter BDJ 01, H. Syamsuri, mengatakan seluruh jemaah yang tergabung dalam kloter tersebut saat ini berada dalam kondisi sehat dan telah kembali ke hotel masing-masing di Makkah usai menyelesaikan nafar tsani..

“Alhamdulillah, seluruh jemaah BDJ 01 yang berjumlah 359 orang dalam keadaan sehat. Tidak ada jemaah yang menjalani perawatan di rumah sakit. Memang ada beberapa yang mengalami flu dan batuk ringan, tetapi secara umum kondisi mereka baik,” ujar Syamsuri.

Ia menjelaskan, setelah menyelesaikan rangkaian ibadah di Mina, para jemaah kembali menempati kamar hotel dan mulai melaksanakan tawaf ifadah secara bertahap. Menurutnya, sekitar 30 persen jemaah telah melaksanakan tawaf ifadah secara mandiri sejak 29 Mei 2026 malam.

Langkah tersebut dilakukan untuk menghindari kepadatan jemaah di Masjidil Haram, mengingat layanan bus shalawat baru kembali beroperasi pada 31 Mei 2026 pukul 01.00 waktu Arab Saudi. “Pelaksanaan tawaf ifadah dilakukan secara bertahap agar jemaah lebih nyaman dan tidak terjebak kepadatan,” katanya.

Menjelang kepulangan ke Indonesia, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi telah menjadwalkan penimbangan barang bawaan jemaah pada 1 Juni 2026 pukul 12.00 waktu Arab Saudi. Sementara itu, keberangkatan menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, dijadwalkan pada 2 Juni 2026 pukul 20.00 waktu Arab Saudi.

Selanjutnya, Kloter BDJ 01 akan diterbangkan menuju Tanah Air menggunakan pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-8401 pada 3 Juni 2026 pukul 08.55 waktu Arab Saudi. “Insyaallah jemaah Kloter BDJ 01 akan tiba di Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarbaru pada 4 Juni 2026 pukul 03.15 WITA,” ujarnya.

Di tengah kabar baik mengenai kesiapan kepulangan jemaah, PPIH juga mencatat adanya jemaah yang wafat setelah pelaksanaan puncak ibadah haji. Tercatat tiga jemaah asal Embarkasi Banjarmasin meninggal dunia pasca menjalani wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan mabit di Mina.

Dari jumlah tersebut, dua jemaah berasal dari Kalimantan Tengah dan satu jemaah berasal dari Kalimantan Selatan. Meski demikian, secara umum kondisi jemaah Embarkasi Banjarmasin yang masih berada di Tanah Suci terpantau baik dan terus mendapatkan pendampingan dari petugas haji hingga proses kepulangan ke daerah masing-masing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....