Keutamaan Hari Arafah: Waktu Terbaik Doa Dikabulkan dan Dosa Diampuni
- 25 Mei 2026 19:27 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Jutaan umat Islam dari seluruh dunia hari ini menuju Padang Arafah untuk melaksanakan wukuf, puncak ibadah haji yang menjadi momen paling khusyuk bagi jemaah. Hari Arafah menandai hari ke-9 Zulhijjah besok, dimana yang sedang berhaji berkumpul di Padang Arafah sementara umat Islam di seluruh dunia memperbanyak ibadah dan puasa sunnah.
Di Padang Arafah, tangisan taubat dan harapan bercampur menjadi satu. Hari Arafah kembali hadir sebagai hari yang diyakini sebagai waktu paling mustajab untuk berdoa. Yaitu waktu ashar sampai menjelang maghrib pada hari Arafah.
Menurut Ustadz Khalid Basalamah Lc., M.A. dalam Channel YouTube Khalid Basalamah Official, hari Arafah punya kedudukan khusus berdasarkan dalil Al-Qur’an dan hadist Nabi Muhammad Shallahu’allaihi Wassalam. Dalam Hadist Riwayat Muslim 1348 disebutkan
"Tidak ada hari dimana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada hari Arafah," katanya.
Dalam Hadist Riwayat Muslim 1162 "Puasa hari Arafah, aku berharap kepada Allah agar ia menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang. Ustadz Khalid Basalamah Lc., M.A. mengatakan puasa disunnahkan bagi yang tidak sedang wukuf di Arafah, bagi jamaah haji justru disunnahkan tidak berpuasa agar kuat saat wukuf.
Hari Arafah bukan termasuk hari raya sehingga tidak ada takbiran khusus seperti Idul Adha, tidak ada shalat Idul Fitri, dan tidak dianjurkan perayaan khusus selain ibadah. Kemuliaannya murni karena keutamaan waktu itu sendiri.
Jamaah haji dianjurkan menghadap kiblat, mengangkat tangan, dan berdoa dengan khusyuk. Bagi yang tidak berhaji, dianjurkan meniru semangat itu dengan memperbanyak doa di tempat masing-masing.
Dalam kajian dan video singkatnya tentang Hari Arafah Ustadz Khalid Basalamah Lc., M.A. menyampaikan bahwa Ibadah di Hari Arafah harus mengikuti contoh Nabi Muhammad Shallahu’allaihi Wassalam tanpa menambah-nambah amalan yang tidak ada dalilnya. “Intinya ikuti yang dicontohkan Nabi Muhammad Shallahu’allaihi Wassalam dan para sahabat, hindari amalan khusus di Hari Arafah yang tidak ada dalilnya seperti ziarah kubur khusus, ritual tertentu atau doa berjamaah dengan lafaz rekaan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....