Tawaran Nasi Bungkus Jadi Maut
- 17 Sep 2026 20:02 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Tawaran sebungkus nasi berujung maut di kawasan Jalan Gubernur Soebarjo, Kelurahan Basirih Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan. Peristiwa itu terjadi Senin (15/9/2026) sekitar pukul 00.15 WITA di depan salah satu SPBU.
Seorang penjaga parkir berinisial MH (41), warga Mantuil, meregang nyawa setelah terlibat perkelahian dengan penjaga malam berinisial R (38), warga Kabupaten Tanah Laut. Dari informasi Polisi kejadian bermula saat R bersama rekannya, Zakaria (23), sedang berada di pos jaga. Tidak lama kemudian, MH datang sambil menawarkan sebungkus nasi kepada Zakaria.
Tawaran tersebut ditolak karena Zakaria mengaku sudah kenyang. MH kemudian mengalihkan tawaran nasi kepada R. Namun, percakapan antara keduanya justru berubah menjadi cekcok.
Ucapan R kemudian membuat MH tersinggung. Adu mulut berlangsung hingga emosi keduanya meningkat. Situasi semakin memanas ketika MH tiba-tiba mencabut pisau belati yang dibawanya dari pinggang sebelah kiri.
Melihat korban membawa senjata tajam, R mengambil balok kayu sepanjang sekitar dua meter yang berada di sekitar pos jaga. Keduanya kemudian terlibat perkelahian hingga bergerak ke tengah jalan. Zakaria yang melihat perkelahian tersebut panik. Ia kemudian menghubungi M Yusuf untuk meminta bantuan.
Dalam perkelahian itu, MH sempat menjatuhkan R dan berada di atas tubuh penjaga malam tersebut. Polisi menyebut MH kemudian melakukan penusukan sebanyak empat kali. R berhasil menghindar, namun mengalami luka tusuk di bagian dada dan luka gores di perut.
Perkelahian kemudian berbalik. R berhasil merebut pisau belati yang sebelumnya dibawa MH. Setelah menguasai senjata tersebut, R balik menyerang korban. R berada di atas tubuh MH dan menusukkan pisau ke arah korban. Akibat serangan tersebut, MH mengalami luka pada bagian dagu serta luka tusuk di leher dan dada.
Korban Tewas di Tengah Jalan Melihat MH sudah tidak berdaya, Zakaria berusaha menghentikan perkelahian. Ia merebut pisau dari tangan R dan menjauhkan pelaku dari tubuh korban.
Saat M Yusuf tiba di lokasi, MH sudah tergeletak di tengah jalan dalam kondisi tidak bernyawa. Petugas Polsek Banjarmasin Selatan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan penanganan.
Polisi mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu bilah pisau belati beserta sarung berwarna cokelat dengan panjang sekitar 25 sentimeter serta satu balok kayu sepanjang sekitar dua meter.
Jenazah MH kemudian dievakuasi ke ruang jenazah RSUD Ulin Banjarmasin. Sementara R juga harus mendapatkan perawatan akibat luka yang dideritanya selama perkelahian. Hingga Kamis 17 September, R masih menjalani perawatan di IGD RSUD Ulin dengan penjagaan petugas.
Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol Christugus Lirens melalui Kanit Reskrim Iptu Sudirno mengatakan, pemeriksaan terhadap R akan dilakukan setelah kondisi kesehatannya memungkinkan. "Pelaku masih dalam perawatan. Setelah kondisinya membaik akan kami lakukan pemeriksaan intensif," kata Sudirno.
R kini diproses dalam perkara tersebut dan dijerat Pasal 458 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....