Warga Keramat Raya Resah Diduga Tawuran, Desak Patroli Ditingkatkan
- 10 Apr 2026 23:01 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Dugaan aksi tawuran oleh sekelompok remaja yang terjadi pada Minggu lalu, 5 April 2026 di kawasan Jalan Keramat Raya, Kecamatan Banjarmasin Timur, masih meninggalkan kekhawatiran bagi warga sekitar. Kejadian yang berlangsung pada dini hari tersebut terjadi saat mayoritas masyarakat tengah beristirahat.
Aksi tersebut diketahui sempat direkam oleh salah seorang remaja yang terlibat dalam aksi tersebut. Dalam video yang belakangan beredar, puluhan remaja diduga saling serang dengan membawa senjata tajam dan balok kayu.
Salah seorang karyawan toko di sekitar lokasi, Dede, mengungkapkan para remaja tersebut datang dari dua arah yang berlawanan. Ia yang tengah bekerja pada malam itu sempat merasa khawatir akan diserang oleh kelompok remaja tersebut.
"Saat kejadian waktu itu saya jaga berdua sama teman. Sempat khawatir anak-anak itu menyerang ke toko," katanya, Jumat, 10 April 2026.
Dede juga mengatakan para remaja tersebut sempat memintanya untuk menghapus rekaman kamera pengawas yang ada di toko. Menurutnya, mereka merasa khawatir aksi tersebut terekam jelas oleh kamera.
"Waktu itu kebetulan CCTV-nya mati. Tapi mereka sempat minta untuk dihapus rekamannya karena takut," ujarnya menambahkan.
Hal serupa disampaikan Yuli, salah seorang warga yang tinggal di kawasan Keramat Raya. Ia mengaku baru mengetahui kejadian tersebut saat video dugaan tawuran itu tersebar luas.
Menurutnya, para remaja yang terlibat dalam video tersebut bukan merupakan anak-anak dari lingkungan sekitar. Ia menduga para pelaku sengaja datang dari luar kawasan Keramat Raya.
"Kalau asli anak-anak di sini tidak pernah ada tawuran. Kemungkinan memang dari luar daerah sini," ucapnya.
Akibat kejadian tersebut, Yuli kini melarang anak-anak dan keluarganya untuk keluar rumah pada malam hari. Warga pun berharap agar patroli di kawasan tersebut dapat terus ditingkatkan guna menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....