Pelaku Pengeroyokan Remaja di Jalan Pramuka Diduga Kabur ke Luar Kota

  • 18 Mar 2026 00:19 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Unit Reskrim Polsek Banjarmasin Timur terus melakukan pengejaran terhadap para terduga pelaku pengeroyokan seorang remaja di Jalan Pramuka, Gang Satria pada Senin, 9 Maret 2026 lalu. Meski para terduga pelaku diduga telah melarikan diri ke luar kota, pihak kepolisian tetap mengedepankan upaya persuasif agar mereka segera menyerahkan diri.

Kapolsek Banjarmasin Timur, AKP Morris Widhi Harto, melalui Kanit Reskrim, Ipda Sukma Yudhistira Nugraha, mengonfirmasi bahwa petugas telah mendatangi kediaman para terduga pelaku. Namun, hingga saat ini para terduga pelaku belum berada di rumah dan diduga kuat telah kabur dari wilayah Banjarmasin.

“Kami sudah mendatangi rumah dari ketiga terduga pelaku namun masih belum ada di kediamannya. Kami juga sudah meminta pihak keluarga agar membujuk mereka segera kembali,” ujarnya Selasa, 17 Maret 2026.

Ipda Sukma mengungkapkan, meski proses hukum tetap berjalan, pihak kepolisian masih membuka ruang bagi para pelaku untuk menunjukkan itikad baik. Hal ini senada dengan pernyataan dari pihak korban yang membuka peluang penyelesaian secara damai.

"Dari korban juga menyampaikan, jika para terduga pelaku ada itikad baik, maka bisa saja berdamai. Kami masih menunggu hal tersebut," katanya.

Peristiwa pengeroyokan ini bermula saat korban bernama Adi tengah berkumpul bersama rekan kerjanya untuk memasang tiang kabel optik. Situasi mendadak memanas saat terduga pelaku berinisial A, bersama dua kerabatnya, tiba-tiba menyerang korban menggunakan senjata tajam jenis gunting.

Aksi tersebut sempat terekam kamera pengawas yang memperlihatkan korban dikepung di antara tembok dan mobil pikap hingga tidak sempat melarikan diri. Akibat kejadian itu, korban menderita sejumlah luka serius dan harus menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin.

Saat ini kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna mengungkap secara jelas kronologi peristiwa tersebut. Petugas juga terus mengumpulkan bukti tambahan guna memastikan seluruh pihak yang terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....