Polda Kalsel Gagalkan Penyelewengan 1.310 liter Solar Subsidi
- 15 Apr 2025 19:59 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Tim Unit 1 Subdit IV Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan menyita sebanyak 1.310 liter Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar. Hal itu dari keberhasilan menggagalkan upaya penyelewengan, Minggu (13/4/2025).
Solar tersebut diamankan bersama dua unit mobil Isuzu Panther yang telah dimodifikasi dengan pompa penyedot, dari sebuah kios BBM di Jalan By Pass Kandangan, Desa Jambu Hilir, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Dalam operasi tersebut, tiga orang tiga orang yang diduga terlibat turut diamankan, mereka adalah SR selaku pemilik kios, AR (penjaga kios), dan SY (sopir mobil modifikasi.
Wakil Direktur Ditreskrimsus Polda Kalsel, AKBP Riza Muttaqin, mengungkapkan, modus operandi yang dilakukan cukup sistematis, pelaku SR memberikan uang sebesar Rp450.000 kepada SY dengan rincian Rp 340.000 untuk membeli 50 liter solar, Rp 60.000 untuk uang keamanan dan parkir, serta Rp50.000 sebagai upah sopir.
Solar yang berhasil dibeli kemudian diangkut ke kios milik SR dan dipindahkan ke jeriken oleh AR untuk dijual kembali dengan harga Rp10.500 hingga Rp11.000 per liter. Praktik ini diduga telah berlangsung selama dua tahun.
“Menurut pengakuan mereka, kegiatan ini sudah dilakukan selama dua tahun. Namun penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap kemungkinan jaringan yang lebih luas,” Kata Riza Muttaqin, kepada awak media, Selasa (15/4/2025).
Atas kasus ini para pelaku terancam hukuman tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi, sesuai pasal 55 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja menjadi Undang-Undang, yang merubah Pasal 55 UU RI No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
"Kami dari Kepolisian mengimbau masyarakat untuk melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan BBM bersubsidi, guna menjaga ketersediaan energi untuk rakyat," ucapnya, tegas.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....