Polsek Banjarmasin Selatan Amankan Puluhan Remaja Dengan Sajam
- 04 Mar 2025 14:45 WIB
- Banjarmasin
KBRN, Banjarmasin: Polsek Banjarmasin Selatan berhasil mengamankan Sebanyak 21 remaja yang tengah berkumpul diamankan bersama senjata tajam. Mereka diduga hendak tawuran. Saat berada di Jalan Tembus Mantuil, Gang Gandapura, Kelurahan Kelayan Selatan, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Senin (3/3/2015).
Kapolsek Banjarmasin Selatan, Kompol Christugus Lirens melalui Kanit Reskrim Iptu Sudirno menjelaskan, bahwa dalam pemeriksaan terhadap kelompok remaja tersebut, petugas menemukan dua senjata tajam yang sangat membahayakan dan delapan unit sepeda motor.
“Senjata pertama adalah sebuah celurit berukuran panjang dan sebuah busur panah lengkap dengan tiga anak panah,”katanya.
Senjata-senjata tersebut tak hanya menjadi bukti niat tawuran, tetapi juga menunjukkan ancaman besar bagi keselamatan remaja itu sendiri maupun orang lain di sekitar mereka.
"Dari pemeriksaan, para remaja tersebut tidak ada yang mengakui kepemilikan dari busur dan panah tersebut," ujarnya.
Iptu Sudirno menegaskan bahwa pihak kepolisian akan memberikan perhatian serius terhadap senjata yang ditemukan. Selain menyita barang bukti, pihak kepolisian juga berencana untuk memanggil orangtua dari para remaja yang terlibat untuk memberikan pembinaan.
Sejumlah alat senjata tajam milik 21 remaja yang diduga hendak tawuran diamankan ke Polsek Banjarmasin Selatan.
“Pembinaan yang dimaksud bertujuan agar anak-anak ini dapat memahami bahaya penggunaan senjata tajam dan menghindari tindakan kekerasan di masa depan. Oleh karena itu, selain tindakan hukum, kami juga akan melakukan pendampingan agar mereka mendapatkan pembinaan yang tepat,” ucap Iptu Sudirno.
Serta mengingatkan seluruh warga, khususnya orangtua, untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak yang saat ini memasuki usia remaja.
“Kami berharap orangtua tidak mengizinkan anak-anak menggunakan sepeda motor tanpa pengawasan, apalagi di malam hari. Terlebih lagi, keberadaan senjata tajam seperti celurit dan busur panah ini harus menjadi peringatan bahwa kita semua harus lebih berhati-hati dan tegas dalam mengawasi anak-anak,” katanya, berharap.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....