Modus Pelangsir BBM, Sistem Barcode Diakali dan Ganti Plat
- 05 Mei 2026 06:17 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kalsel kembali terungkap. Dalam operasi terbaru, Polda Kalimantan Selatan berhasil membongkar penyalahgunaan hingga 12.400 liter BBM subsidi..Pengungkapan ini sekaligus membuka celah dalam sistem pengawasan distribusi BBM yang dijalankan oleh Pertamina, khususnya terkait penggunaan barcode dalam pembelian.
Pelaku diketahui menggunakan berbagai modus untuk mengakali sistem. Selain memodifikasi tangki kendaraan agar mampu menampung BBM dalam jumlah besar, mereka juga mengganti nomor pelat kendaraan dan menduplikasi barcode agar bisa melakukan pengisian berulang di sejumlah SPBU.
Sales Branch Manager Pertamina Kalsel, Wicaksono Ardi Nugraha, mengakui pengawasan di lapangan masih menghadapi tantangan. Menurutnya, barcode yang seharusnya melekat pada satu kendaraan kerap disalahgunakan dengan cara dipindahkan ke kendaraan lain.
“Ketika pelaku mengganti pelat nomor namun tetap menggunakan barcode yang sama, operator di lapangan cukup kesulitan untuk membedakannya,” ujarnya.
Pertamina sebenarnya telah menerapkan sistem pemantauan melalui pencatatan pola pembelian. Kendaraan yang terdeteksi melakukan pengisian berulang dalam sehari dengan volume maksimal akan masuk dalam daftar pengawasan atau negative list.
Jika ditemukan kejanggalan, data tersebut akan dicocokkan dengan rekaman CCTV di SPBU, apabila terbukti terjadi pelanggaran, barcode akan langsung diblokir..Namun demikian, celah tetap ada. Barcode yang telah dicetak oleh konsumen berpotensi disalahgunakan oleh pihak lain melalui duplikasi.
Pihak Pertamina pun membuka layanan klarifikasi bagi konsumen yang merasa dirugikan akibat pemblokiran. Melalui layanan 135, pemilik kendaraan dapat mengajukan verifikasi dengan melampirkan dokumen seperti STNK, BPKB, hingga bukti visual kendaraan.
Sebagai langkah antisipasi, Pertamina mendorong penggunaan sistem QR code yang lebih dinamis. Konsumen disarankan untuk melakukan pembaruan kode secara berkala guna mencegah penyalahgunaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....