Program Desa Bersinar Jadi Benteng Masyarakat Lawan Narkoba

  • 07 Sep 2026 18:28 WIB
  •  Banjarmasin
Poin Utama
  • BNN Kabupaten Balangan terus mendorong pembentukan Desa dan Kelurahan Bersih Narkoba sebagai strategi memperkuat perlindungan masyarakat dari peredaran narkotika.
  • Program berbasis kawasan ini dirancang untuk menutup celah penyalahgunaan narkoba yang menyasar generasi muda dan wilayah pelosok.
  • Pemberantasan narkotika tidak dapat mengandalkan penegakan hukum saja, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh unsur masyarakat menurut Kepala BNN Kabupaten Balangan M. Faisal Sidiq.

RRI.CO.ID, Banjarmasin - Pembentukan Desa dan Kelurahan Bersih Narkoba terus didorong sebagai upaya memperkuat perlindungan masyarakat dari peredaran narkotika. Program berbasis kawasan tersebut diarahkan untuk menutup celah penyalahgunaan yang menyasar generasi muda hingga wilayah pelosok.

Kepala BNN Kabupaten Balangan, M. Faisal Sidiq, dalam dialog interaktif "SANKSI" RRI Pro1 Banjarmasin, Rabu, 2 September 2026, menjelaskan penguatan Desa Bersinar menjadi salah satu prioritas dalam penanganan masalah narkotika. Menurutnya, pemberantasan tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat.

Pelibatan aparatur desa hingga pengurus RT dinilai penting untuk meningkatkan pengawasan di lingkungan masing-masing. Kesadaran warga untuk saling menjaga dan melaporkan potensi penyalahgunaan menjadi modal sosial dalam membangun ketahanan kawasan.

BNNK Balangan memberikan pendampingan agar setiap desa memiliki regulasi lokal yang mendukung upaya pencegahan narkotika. Ketahanan keluarga dan kepedulian lingkungan disebut menjadi faktor penting dalam membendung masuknya jaringan peredaran gelap.

"Ketahanan keluarga dan kepedulian lingkungan adalah kunci utama penangkal masuknya jaringan narkotika ke kawasan permukiman," ujarnya. “Masyarakat harus ikut menjaga lingkungan agar tetap aman dari ancaman narkoba.”

Selain narkotika, BNNK Balangan menyoroti pentingnya edukasi masyarakat mengenai bahaya judi online dan korupsi. Ketiga persoalan tersebut dinilai dapat memengaruhi moral serta kondisi sosial ekonomi sehingga membutuhkan langkah pencegahan secara terpadu.

BNNK Balangan juga membuka layanan konsultasi dan rehabilitasi bagi warga yang mengalami ketergantungan narkotika. Pendekatan rehabilitatif diberikan kepada masyarakat yang secara sukarela ingin mendapatkan pendampingan untuk proses pemulihan.

"Kami menjamin kerahasiaan identitas dan pendampingan medis gratis bagi siapa pun yang beriktikad kuat untuk pulih," ucapnya. “Jangan takut mencari bantuan karena pemulihan membutuhkan dukungan dan penanganan yang tepat.”

Penguatan jejaring informasi antara warga dan petugas BNN menjadi bagian penting untuk memetakan potensi kerawanan peredaran gelap narkotika. Faisal mengapresiasi masyarakat Balangan yang semakin tanggap dan berani menyampaikan informasi terkait penyalahgunaan narkoba.

"Sinergi yang berkelanjutan dengan RRI Banjarmasin akan mempercepat penyebaran pesan edukasi antinarkoba hingga ke pelosok," katanya. “Informasi yang luas diharapkan meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap ancaman narkotika.”

Program Desa Bersinar diharapkan tidak berhenti sebagai label formalitas, tetapi mampu menghasilkan perubahan nyata di lingkungan masyarakat. BNNK Balangan berkomitmen memperluas pembinaan dengan melibatkan seluruh elemen daerah untuk mewujudkan kawasan yang bersih dari narkoba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....