Mengulik Keseruan Dunia Bawah Air Bersama Marine Diving Club ULM

  • 24 Agt 2026 07:18 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarmasin : Dunia bawah laut menyimpan pesona keindahan alami sekaligus tantangan tersendiri bagi para penggiatnya. Mengulas serunya aktivitas penyelaman serta pentingnya pemahaman ekosistem perairan, RRI Pro 1 Banjarmasin menghadirkan komunitas Marine Diving Club (MDC) Fakultas Perikanan dan Kelautan (FPIK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Dalam dialog interaktif NGOBRAS (Ngobrol Bareng Komunitas) pada Sabtu 22 Agustus 2026 malam.

Dalam dialog bertajuk "Serunya Dunia Bawah Air", Muhammad Ilham Agus Priyanto selaku Ketua Umum MDC FPIK ULM menyampaikan bahwa aktivitas penyelaman tidak sekadar rekreasi semata, melainkan juga sarana edukasi dan konservasi lingkungan perairan. Menurutnya, pengalaman menyelam memberikan kesempatan langsung untuk menyaksikan keindahan biota laut.

"Menyelam memberikan pengalaman mendalam untuk melihat secara langsung kehidupan di bawah laut. Namun, di balik keindahannya, keselamatan serta pengetahuan dasar mengenai teknik penyelaman adalah hal utama yang wajib dikuasai," ujarnya.

Salah satu lokasi penyelaman favorit yang direkomendasikan oleh MDC FPIK ULM di wilayah Kalimantan Selatan berada di kawasan Kotabaru, tepatnya di Pantai Marabatuan, Kecamatan Pulau Sembilan. Daerah ini dinilai memiliki potensi wisata bahari yang sangat memukau karena lingkungannya yang masih asri dan keanekaragaman biota lautnya yang melimpah.

Sementara itu, Sekretaris Umum MDC FPIK ULM, Disma Peranita, menekankan pentingnya peran pemuda dan mahasiswa dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut. Keterlibatan aktif dalam komunitas menjadi wadah efektif untuk menyalurkan minat sekaligus berkontribusi nyata bagi lingkungan.

Untuk menunjang keselamatan dan keahlian para anggota, Koordinator Divisi Pendidikan dan Pelatihan MDC FPIK ULM, Muhammad Yasser Karima, menjelaskan bahwa setiap anggota selalu dibekali dengan pelatihan berkala. Pelatihan tersebut mencakup pengenalan alat, teknik pernapasan, hingga penanganan kondisi darurat di dalam air.

"Pendidikan dan pelatihan secara konsisten adalah kunci keselamatan. Kami memastikan seluruh anggota memiliki pemahaman yang matang sebelum turun langsung melakukan penyelaman di lapangan," kata Yasser.

Melalui perbincangan ini, MDC FPIK ULM berharap dapat menginspirasi masyarakat dan generasi muda di Kalimantan Selatan untuk lebih peduli terhadap potensi wisata bahari lokal serta aktif menjaga kelestarian ekosistem laut Indonesia

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....