Gelang Simpai Khas Dayak Kini Diburu Masyarakat

  • 22 Mar 2026 10:22 WIB
  •  Banjarmasin

RRI.CO.ID, Banjarbaru - Gelang simpai, aksesori khas Kalimantan dari suku Dayak pedalaman, kini semakin ramai diminati masyarakat. Produk tradisional ini tidak hanya menjadi simbol budaya, tetapi juga tren baru di kalangan pecinta kerajinan etnik.

Pembuat gelang simpai, Ayub, mengungkapkan, bahwa dahulu aksesori ini tidak bisa dipakai sembarang orang. Dikatakan, penggunaan gelang tersebut harus melalui ritual tertentu sebagai bagian dari kepercayaan adat.

“Dulu tidak semua orang boleh memakai, harus melalui ritual khusus,” ujar Ayub. Kepercayaan lama menyebutkan, pemakai gelang simpai akan dijaga dan dilindungi oleh leluhur.

Namun seiring perkembangan zaman, fungsi gelang simpai berangsur mulai berubah. Kini, gelang tersebut lebih banyak dijadikan cinderamata khas Kalimantan yang bisa dimiliki siapa saja.

Keunikan lainnya terletak pada cara pemakaian gelang simpai yang langsung dianyam di tangan pengguna. “Kalau sekarang aman, sudah semua orang bisa memakai,” ucap Ayub, Sabtu 21 Maret 2026, di Lapangan Murjani, Banjarbaru.

Gelang simpai dibuat dari bahan alami, seperti serat batang tumbuhan pakis alang-alang berwarna coklat atau hitam. Sementara bagian berwarna putih menggunakan bahan dasar rotan.

Proses pembuatannya masih dilakukan secara manual dengan waktu pengerjaan mulai dari 10 menit hingga 3 jam tergantung tingkat kerumitan motif. Harga gelang simpai pun cukup terjangkau, dari Rp20 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Salah seorang pengunjung asal Kabupaten Tanah Laut, Abib, mengaku telah memakai gelang ini sebanyak tiga kali, dalam tiga tahun terakhir. Motif favoritnya adalah gelang simpai dua jalur berwarna hitam.

“Sudah tiga kali ini memakai gelang simpai selama tiga tahun ini dan selalu buat di Mas Ayub ini di Lapangan Murjani Banjarbaru. Gelangnya awet dan keren aja kalau dipakai,” katanya.

Gelang simpai ini juga dikenal awet dengan perawatan sederhana menggunakan minyak zaitun. Perawatan cukup mudah dengan mengoleskan minyak zaitun, dan gelang dapat bertahan hingga satu tahun atau lebih tergantung motifnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....