Hakatsuki: Hangatnya Kebersamaan di Jantung Kota Banjarbaru
- 14 Feb 2026 21:24 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru – Malam merambat pelan di jantung kota Banjarbaru. Cahaya lampu mulai memancar lembut di sudut-sudut jalan. Sementara tawa anak muda mengalun ringan, mengisi ruang dengan cerita-cerita kecil tentang tugas, mimpi, dan rencana masa depan.
Di tengah denyut kota ini, berdiri sebuah tempat sederhana yang tidak pernah benar-benar sepi. Hakatsuki, bukan restoran mewah dengan lampu kristal berkilau, bukan pula café mahal denga daftar harga yang membuat dahi berkerut. Hakatsuki justru hadir dengan kesederhanaan yang bersahabat, ruang yang hangat bagi siapa saja yang ingin melepas lelah.
Menu yang ditawarkan beragam, dari camilan ringan hingga hidangan berat yang mengenyangkan. Aneka minuman panas dan dingintersaji, memanjakan selera tanpa membuat kantong terasa terbebani.
Disinilah rasa yang tersaji terasa mewah dilidah, namun tetap ramah bagi pelajar dan mahasiswa. Tak heran jika tempat ini menjadi salah satu pilihan banyak kalangan muda. Di meja-mejanya, tugas dikerjakan sambil sesekali diselingi canda. Diskusi kelompok berubah menjadi tawa panjang.

Lala (17), salah satu pelajar di Banjarbaru, mengaku hampir setiap akhir pekan datang bersama teman-temannya, tempatnya yang nyaman dan tidak bikin sungkan berlama-lama.
“Ku suka ayam katsu teriyaki, rasanya enak, tapi tetap ramah dikantong” ucapnya sambil tersenyum Sabtu, 14 Februari 2026.
Sementara itu, Rizky (23), mahasiswa semester akhir, menjadikan Hakatsuki sebagai tempat diskusi skripsi. “Kalau lagi penat mikirin revisi, aku ke sini, suasananya tidak terlalu ramai, wifi-nya lancar, dan kopinya pas buat teman begadang ringan," katanya sambil tertawa lepas.
Cerita-cerita seperti itulah yang hidup di setiap sudut ruangan. Ada yang datang untuk mengerjakan tugas, ada yang sekedar melepas penat tugas kampus, ada pula yang merayakan momen kecil bersama sahabat. semua menemukan ruangnya sendiri.
Di tempat ini mengajarkan satu hal sederhana, memanjakan kebersamaan tidak tidak harus dengan cara mewah. Bukan tentang mahalnya tempat, bukan pula dengan gemerlapnya fasilitas. Kebahagiaan sering lahir dari obrolan tulus, tawa tanpa beban, dan waktu yang dibagi bersama orang terdekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....