Film Conjurig Bawa Cerita Patah Hati di Balik Kostum Hantu
- 01 Okt 2026 12:31 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Film Conjurig akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026 dengan produksi dari Global Borneo Entertainment, Bima Sakti Pictures, dan Imagine.
- Film ini terinspirasi dari komunitas nyata Comjurig di Bandung yang beranggotakan cosplayer mengenakan kostum hantu atau 'jurig' dalam bahasa Sunda.
- Komunitas Comjurig mangkal di kawasan Asia Afrika dan Braga untuk menghibur wisatawan sambil mencari nafkah dengan mengenakan kostum hantu tradisional.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Conjurig membawa cerita patah hati dan pencarian jati diri melalui kehidupan cosplayer hantu di Bandung. Produksi Global Borneo Entertainment bersama Bima Sakti Pictures dan Imagine tersebut tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 1 Oktober 2026.
Dilansir dari rilis resmi, Conjurig terinspirasi dari Comjurig, sebuah komunitas di Bandung yang beranggotakan cosplayer atau orang-orang yang mengenakan kostum hantu atau “jurig” dalam bahasa Sunda. Kelompok tersebut biasa mangkal di kawasan Asia Afrika dan Braga dengan mengenakan kostum hantu untuk menghibur wisatawan sekaligus mencari nafkah.
Cerita berpusat pada Piit (Dito Darmawan), seorang pemuda yang memilih menjadi cosplayer hantu sebagai pocong di kawasan Alun-Alun Bandung. Setelah kehilangan pekerjaan, Piit pulang ke Bandung tanpa arah yang jelas dan justru perlahan menemukan kembali jati dirinya di balik kostum tersebut.
Setelah kembali ke Bandung, Piit juga harus menghadapi patah hati. Di sisi lain, hadir Tamy (Maizura), seorang cosplayer gothic misterius yang diam-diam melarikan diri dari bayang-bayang identitasnya sebagai cucu seorang penyanyi ternama.
Sama seperti Piit, Tamy juga tengah mencari jati dirinya dan berusaha lepas dari nama besar keluarganya. Pertemuan keduanya di jalanan yang sama menjadi titik balik dalam perjalanan mereka untuk menyembuhkan patah hati sekaligus menemukan jati diri.

Sutradara Conjurig, Tubagus Deddy, mengatakan pencarian jati diri menjadi salah satu gagasan yang diangkat melalui perjalanan kedua tokoh utama. Menurutnya, karakter Piit dan Tamy sama-sama berusaha menghadapi persoalan pribadi di tengah kehidupan mereka.
“Kami ingin Conjurig memperkenalkan Piit dan Tamy sebagai dua orang yang mencoba sembunyi dari masalah, tapi justru menemukan diri mereka sendiri di tengah keramaian,” ujar Tubagus dalam rilis resminya. “Perjalanan mereka menjadi bagian penting dalam cerita pencarian jati diri tersebut.”
Menurut Tubagus, cerita tersebut juga ingin melihat sisi lain dari penggunaan topeng fisik para cosplayer. Kejujuran para cosplayer dalam menjalani pekerjaan mereka menjadi salah satu hal yang menarik untuk diangkat ke dalam cerita.
“Cosplayer-cosplayer ini jujur soal apa yang mereka lakukan, mencari uang dengan cara yang mereka pilih sendiri,” ucap Tubagus. “Justru banyak orang di luar sana yang nggak pakai topeng secara fisik, tapi malah menyembunyikan kejujuran mereka.”
Conjurig turut dibintangi Ferry Maryadi, Mathias Muchus, Shella Fernanda, Bucek Deep, Joe P Project, Trie Utami, Anyun Cadel, Ikbal Fauzi, dan Wina Marrino. Produksi Global Borneo Entertainment bersama Bima Sakti Pictures dan Imagine tersebut dapat disaksikan di bioskop seluruh Indonesia mulai 1 Oktober 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....