Film Paket Santet Angkat Pesan tentang Perundungan
- 28 Agt 2026 18:37 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Film Paket Santet menggabungkan elemen teror dengan pesan sosial tentang perundungan dan pentingnya lingkungan dalam perkembangan anak.
- Konsep unik film ini menggunakan kurir sebagai media pengiriman santet, menciptakan pendekatan naratif yang berbeda dari film horor pada umumnya.
- Penonton Fitri menilai kemasan cerita Paket Santet menarik karena menggabungkan konsep modern (kurir) dengan tema tradisional (santet) secara kreatif.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Film Paket Santet tak hanya menghadirkan teror, tetapi juga mengangkat pesan tentang perundungan dan pentingnya peran lingkungan dalam mendukung tumbuh kembang anak. Pesan tersebut dirasakan Fitri, salah satu penonton yang menyaksikan Paket Santet pada hari penayangan perdananya, Kamis, 27 Agustus 2026.
Menurut Fitri, Paket Santet memiliki kemasan cerita yang unik karena menggunakan kurir sebagai media pengiriman santet. Konsep tersebut dinilai membuat cerita terasa berbeda dari kisah horor pada umumnya.
“Kalau menurut aku, film ini unik ya. Nggak terpikir kalau misalkan santet itu bisa dikirim melalui kurir,” ujar Fitri.
Menurut Fitri, pengemasan cerita melalui genre horor membuat pesan tentang perundungan dapat tersampaikan kepada penonton, terutama ketika memahami akar persoalan di balik konflik. Cerita tersebut menjadi pengingat terhadap dampak perundungan dan pentingnya memperhatikan perlakuan terhadap orang lain.
“Mengangkat cerita perundungan, sebenarnya saat ini memang lagi marak-maraknya ya,” ucap Fitri. “Tapi poin pentingnya menurut aku juga lebih ke diri sendiri dan pendidikan dari orang tua.”

Fitri juga menilai pengawasan orang tua penting dalam menghadapi perundungan yang dialami anak, baik di lingkungan rumah maupun sekolah. Dampaknya tidak hanya dirasakan anak, tetapi juga orang tua, guru, hingga sekolah.
“Karena kan perundungan yang terjadi di lingkungan sekolah tidak hanya berdampak pada anak, tetapi juga orang tua, guru, bahkan sekolah,” ujar Fitri,” ujar Fitri. “Menurut aku juga dengan adanya film ini agar jadi pembelajaran dari semua sektor, mau itu pemerintah daerah maupun dinas yang terkait, bisa lebih peduli dengan lingkungan.”
Pesan yang ditangkap penonton tersebut sejalan dengan upaya pembuat film menghadirkan horor yang tidak berhenti pada ketakutan. Dalam rilisannya, produser Paket Santet, Shanty Harmayn, menyebut film tersebut juga ingin mengajak penonton memikirkan konsekuensi dari perilaku terhadap orang lain.
Paket Santet merupakan film horor garapan sutradara Dinna Jasanti yang tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026. Produksi BASE Entertainment tersebut memadukan santet, misteri, gore, dan teror dengan konflik masa lalu yang kembali menghantui para karakternya.
Kisahnya mengikuti tujuh mahasiswa yang menjadi sasaran santet melalui paket yang sengaja dikirim kepada mereka. Teror tersebut perlahan mengungkap bahwa para korban dipilih karena sebuah kejadian di masa lalu yang belum benar-benar selesai.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....