Denny Sumargo dan Caitlin Sapa Penonton "Baby Udon" di Banjarmasin
- 18 Agt 2026 21:06 WIB
- Banjarmasin
Poin Utama
- Film drama romantis Baby Udon menghadirkan kisah nyata perjalanan cinta Fanny Kondoh dan mendiang suaminya Hajime Kondoh
- Acara special screening di Banjarmasin, Selasa, 18 Agustus 2026, dihadiri langsung oleh para pemain termasuk Caitlin Halderman dan Denny Sumargo, serta Fanny Kondoh yang menyapa para penonton.
- Film Baby Udon membawa pesan mendalam tentang cinta, perjuangan, kesabaran, dan keteguhan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan yang menginspirasi penonton.
RRI.CO.ID, Banjarmasin - Film drama romantis Baby Udon menghadirkan kisah nyata perjalanan cinta Fanny Kondoh dan mendiang suaminya, Hajime Kondoh, dalam special screening di Banjarmasin, Selasa, 18 Agustus 2026. Acara tersebut turut dihadiri Caitlin Halderman, Denny Sumargo, dan Fanny Kondoh yang menyapa langsung para penonton.
Kehadiran para pemain serta Fanny sebagai sosok yang kisah hidupnya diangkat ke layar lebar membuat antusiasme penonton semakin terasa. Baby Udon membawa pesan tentang cinta, perjuangan, kesabaran, dan keteguhan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Film produksi Sumargo Films dan LYTO Pictures ini mengangkat perjalanan Fanny dan Hajime dalam membangun keluarga, termasuk perjuangan mendapatkan buah hati di tengah masalah kesehatan yang dialami Hajime. Kisah tersebut diadaptasi ke layar lebar oleh Fajar Bustomi dengan Caitlin Halderman sebagai Fanny Kondoh dan Denny Sumargo sebagai Hajime Kondoh sekaligus produser.

Bagi Denny Sumargo, memerankan Hajime atau yang dikenal sebagai Papa Udon menjadi tantangan tersendiri. Keterbatasan dalam menemukan pemeran yang dinilai tepat membuat Denny akhirnya mengambil peran tersebut dan berusaha menghidupkan karakter Hajime dengan sebaik mungkin.
“Memerankan Papa Udon pastinya sulit, tapi aku waktu itu sudah banyak berserah saja,” ujar Denny Sumargo. “Karena sulitnya mencari karakter yang bisa memainkan, maka bebannya jadi ke saya.”
Kehadiran Denny dan pemain lainnya di Banjarmasin merupakan bagian dari rangkaian special screening di sejumlah kota menjelang penayangan resmi film. Denny mengaku antusias melihat sambutan penonton Banjarmasin hingga jumlah layar pemutaran khusus bertambah dari dua menjadi tiga layar.

Sementara itu, Caitlin Halderman menghadapi tantangan ketika harus membawa emosi dan pengalaman hidup Fanny ke dalam karakter yang diperankannya. Ia mengaku proses tersebut menguras energi karena harus memahami perjalanan Fanny dalam menghadapi berbagai ujian selama sembilan tahun.
“Setiap hari itu aku tertantang karena menjadi Kak Fanny ini berat banget. Aku berasa capek berat, emosi drain, physically drain, mentally drain, capek banget sih,” ucap Caitlin.
Baby Udon menjadi proyek perdana Sumargo Films. Film ini sebelumnya menarik perhatian setelah trailer dan poster resminya dirilis pada awal Agustus 2026.

Bagi Fanny Kondoh, kisah yang diangkat ke layar lebar tidak hanya ditujukan bagi pasangan yang sedang berjuang memiliki anak, tetapi juga masyarakat yang tengah menghadapi berbagai ujian kehidupan. Ia berharap film tersebut dapat menjadi pengingat bahwa seseorang tidak harus merasa sendirian ketika menghadapi persoalan berat.
“Film ini bisa masuk ke semua segmen, dari pejuang dua garis, pejuang kanker, yang trust issue sama pasangan, pejuang hidup,” ucap Fanny. “Aku berharap kalian nggak merasa sendirian, karena film ini bisa menjadi kekuatan dan harapan.”

Bagi sebagian penonton Banjarmasin, kisah Fanny dan Hajime terasa dekat hingga mampu menguras emosi. Subianti, warga Banjarmasin berusia 40 tahun, mengaku meneteskan air mata karena larut dalam cerita yang diangkat dari pengalaman nyata tersebut.
“Rasanya sangat nyesek, sangat menusuk ke hati banget, karena kisahnya itu menyentuh banget ke hati,” katanya. “Apalagi tadi pas adegan di rumah sakit, sampai tidak ketahan lagi air mata.”
Menurut Subianti, kekuatan Baby Udon tidak hanya terletak pada kisah percintaan, tetapi juga perjuangan menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Ia menangkap pesan agar tetap sabar dan percaya bahwa selalu ada jalan setelah melewati cobaan.
Melalui Baby Udon, kisah Fanny dan Hajime kembali dihadirkan sebagai perjalanan tentang cinta, kesabaran, kehilangan, harapan, dan keberanian untuk melanjutkan kehidupan. Film tersebut akan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 3 September 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....